Selasa, 31 Mei 2016

KUBILAI KHAN (Shizu 1279-1294) Sang Pendiri Dinasti Yuan


FRANSISKA IMA KULADA KEFI/SAT/A/2015

a.      Biografi Kubilai Khan (China)

Tokoh paling terkenal dinasti Yuan adalah Kubilai Khan sekaligus pendiri dari dinasti Yuan dan bergelar shizu (1279-1294). Meskipun Kubilai Khan merupakan pendiri dari dinasti Yuan tetapi ia menempatkan kakeknya Jengis Khan sebagai kaisar tertinggi pertama dinasti Yuan. Dinati Yuan resmi berdiri pada tahun 1271 ditandai dengan serangan Kubilai Khan meruntuhkan dinasti Jin (1234) dan mengakhiri kekuasaan dinasti Song . Secara umum penyerangaan dinasti Yuan ke beberapa wilayah cina didasari atas penolakan atau diskriminasi yang dilakuka oleh orang-orang manchus (Han). Ekspansi yang dilakukan orang-orang manchus pada abad ke 17 sampai 18 masehi dengan dalih Cina adalah tanah nenek moyang mereka, semakin tidak memberikan ruang gerak terhadap perkembangan budaya orang-orang mongol (basis dinasti Yuan). Akhirnya secara tidak langsung orang-orang mongol harus melarikan diri di tepian-tepian Cina. Atas alasan diskriminatif itulah orang-orang mongol mulai membentuk koloni-koloni guna merebut hagemoni kekuasaan kembali yang dipegang oleh dinasti Han (orang manchus). Mereka membentuk sebuah pan Asianisme dengan daerah-daerah kekuasaannya diluar Cina. Strategi ekspantif inilah yang mendorong terbentuknya dinasti Yuan sekaligus wilayah kekaisaran mongol di Cina. Selama dinasti Yuan dengan pemimpinnya Kubilai khan, mereka sangat menghargai budaya dari generasi sebelumnya yaitu dinasti Han dan menerapkannya dalam pemerintahan.

b.      Kebijakan-kebijakan Kubilai Khan
Pada saat yang sama Kubilai juga memperhatikan konservasi air dan lahan pertanian karena pendapatan perekonomian paling banyak pada saat itu adalah kegiatan percocok tanak di sawah (pertanian). Selain itu dalam bidang hubungan ekternal, dinasti Yuan (mongol) menerapkan keterbukaan dalam berdiplomasi membahas Negara, yaitu dengan ditandai banyaknya utusan, pedagang dan pengunjung asing yang datang ke Cina untuk negosiasi bisnis, kegiatan misionaris, pertukaran budaya atau hanya untuk kunjungan melihat-lihat kemegahan kekaisaran mongol saja. Bukti lain yang menunjukan kecakapan Dinastia Yuan ini dalam berdiplomasi yaitu dengan datangnya seorang pengembara dari venesia yang bernama Marco Polo dengan misi mengelilingi dunia. Marco Polo datang ke cina bersama dengan ayah dan pamannya pada tahun 1275 dan disambut oleh kaisar Kubilai Khan. Kemudian Kubilai khan pun mengijinkan Marco Polo dan keluarganya untuk melakukan penjajahan ke beberapa provinsi dan melakukan inspeksi atas realitas social kemasyarakatan dan itu membuat kaisar Kubilai khan merasa puas. Akhirnya Marco polo pun kembali ke venesia setelah menetap di Cina selama 10 tahun. Kemudian di daerah asalnya ia terlibat perang antara venesia dan genoa lalu dipenjarakan. Dipenjara itulah Marco polo menulis pengalamannya di cina dalam bukunya "Perjalanan Marco polo".Antara tahun 960 hingga 1279, Cina dikuasai oleh beberapa dinasti. Pada tahun 960, Dinasti Song (960-1279) yang beribu kota di Kaifeng menguasai sebagian besar Cina dan mengawali suatu periode kesejahteraan ekonomi. Sementara wilayah Manchuria (sekarang dikenal dengan Mongolia) dikuasai oleh Dinasti Liao (907-1125) yang selanjutnya digantikan oleh Dinasti Jin (1115-1234). Sementara itu, wilayah barat laut Cina yang sekarang dikenal dengan provinsi-provinsi Gansu, Shaanxi, dan Ningxia dikuasai oleh Dinasti Xia Barat. Penguasaan sebagian besar wilayah Cina oleh dinasti-dinasti itu membuat pergerakan bangsa mongol di wilayah mancuria semakin ter akuisisi. Dengan tujuan mengubah hagemoni politik dan membuktikan diri sebagai salah satu bangsa superioritas para Manchurian ini mulai membangun basis kekuatannya. Dipelopori oleh kaisar Mongolia yang bernama Jengis Khan. Pertama yaitu invasi ke dinasti Song, Untuk mendesak Jin dan bangsa Mongol, dinasti Song mengembangkan teknologi militer yang menggunakan bubuk mesiu. Pada tahun 1234, Dinasti Jin ditaklukkan oleh bangsa Mongol. Mongke Khan, Khan ke-empat kekaisaran Mongol, meninggal pada tahun 1259 dalam penyerangan ke sebuah kota di Chongqing, . Saudara lelakinya, Kublai Khan kemudian dinyatakan sebagai Khan yang baru, walaupun klaim ini hanya diakui oleh sebagian bangsa Mongol di bagian Barat. Pada tahun 1271, Kubilai Khan dinyatakan sebagai Kaisar Cina. Setelah peperangan sporadis selama dua dasawarsa, tentara Kubilai Khan berhasil menaklukkan dinasti Song pada tahun 1279. Sebenarnya setelah Mongke meninggal Ariq boke, saudara Kubilai khan yang lain mencoba menduduki kursi sebagai kaisar besar mongol yang pada saat itu posisi Kubilai khan menjalankan misi ekspedisi ke Cina. Mendengar kabar seperti itu maka Kubilai khan kembali dan dilantik menjadi kaisar setelah memenangkan perang melawan DSinasti song dan Ariq Boke. Kedua, invasi dan penaklukan dinasti Jin, Nenek-moyang kerajaan Jin berasal dari suku Jurchen. Suku Jurchen berhasil menguasai wilayah utara Cina selama lebih dari 100 tahun. Hal ini akan menjadi kesulitan besar untuk Jenghis Khan dalam menunaikan tugasnya.
Kerajaan Jin memiliki jumlah pasukan yang hampir mendekati jutaan jiwa (lebih dari 10 kali lipat dari pasukan Jenghis Khan pada waktu itu). Mereka hidup aman dibalik tembok kerajaan yang besar dan susah untuk diserang. Jenghis Khan berhasil meruntuhkan semangat perang dan kekuataan kerajaan Jin dalam berbagai peperangan. Salah satunya adalah perang di Tebing Serigala Liar, dimana Jenghis ngalahkan Khan yang hanya memiliki pasukan tidak lebih dari 100.000 tentara berhasil me pasukan musuh yang besarnya lebih dari setengah juta jiwa. Kejayaan Jenghis Khan terbukti dari keberhasilannya dalam merebut ibukota kerajaan Jin, Dadu, yang sekarang ini menjadi Beijing. Para seniman (artis), ahli senjata (terutama ahli senjata berat/siege weapon), dan barang berharga, semuanya dibawa kembali ke Mongolia sebagai budak dan rampasan perang. Ketiga, penaklukan Xia Barat, dilakukan mongol untuk jalan menguasai sebagial Liao kembali. Dengan penguaan Xia barat maka partikel-partikel dinasti Yuan mulai terkumpul. Tolak ukur dari pembentukan dinasti Yuan yaitu ketika Kubilaikhan berhasil menakhlukan dinasti Song dan memplokamirkan kemerdekaan dinasti Yuan tahun 1271. Kekaisaran Mongolia pada dasarnya terbagi menjadi empat bagian yaitu; Dinasti Yuan (Cina), Ilkhanate (Persia atau Iran), Chagatai khanate (Asia Tengah, dan Golden Horse (Rusia). Semua wilayah pembagian itu dipimpin langsung oleh keturunan Janghis Khan.
Beberapa adalah nama pemimpin dari keturunan Jengis khan yang terkenal: • 1227-1241 Chagatai Khan; anak Jenghis Khan, yurt atau wilayah kekuasaannya meliputi Transoxania sampai Turkestan Timur, termasuk pula Gunung T'ien Shan • 1226-1280 Orda Khan; anak Jochi, putra sulung Jenghis Khan dan pendiri White Horde Khanate • 1227-1255 Batu Khan; saudara Orda Khan dan pendiri Blue Horde Khanate • 1256-1265 Hulagu Khan; saudara Möngke Khan dan Kubilai Khan, serta penguasa Il-Khanate (Il-Khan berarti warga atau bawahan Khan Agung) • Kadan Khan; salah seorang anak daripada Ogadai Khan • Oghui, bukan bermarga khan Berikut juga beberapa nama Kaisar mongol yang memerintah Dinasti Yuan dari tahun 1206-1634 M, berdasarkan penelitian dari C.E. Bosworth: • 1206 Jenghis Khan, pendiri Kekaisaran Mongolia • 1227 Ogadai Khan (Ogedei Khan), anak Jenghis Khan • 1241 Toregene, istri Ogadai Khan (bukan marga Borjigid) dan wali atas Guyuk Khan • 1246 Guyuk Khan; anak Ogadai Khan dan Toregene • 1251 Möngke Khan, anak Tolui (saudara Ogadai Khan) • 1260 Kubilai Khan, saudara Mongke Khan • 1294 Temur Oljeytu (Uljaytu), cucu Khubilai Khan • 1307 Qayshan Guluk, keponakan Temur Oljeytu • 1311 Ayurparibhadra Buyantu, adik Qayshan Guluk • 1320 Suddhipala Gege'en (Gegen), anak Ayurparibhadra Buyantu • 1323 Yesun Temur, sepupu Qayshan Guluk dan Ayurparibhadra Buyantu • 1328 Arigaba, anak Yesun Temur • 1328 Jijaghatu Toq-Temur, anak Qayshan Guluk • 1329 Qushila Qutuqtu, anak Qayshan Guluk dan kakak Jijaghatu Toq-Temur • 1332 Rinchendpal (Irinjipal), anak Qushila Qutuqtu • 1332-1370 Toghan Temur; anak Qushila Qutuqtu (saudara tiri Rinchendpal) dan kaisar Dinasti Yuan terakhir Setelah Toghan Temur disingkirkan oleh kaisar Ming, maka pengaruh mereka di wilayah non-Tiongkok menjadi pupus sama sekali. Dalam bidang pembangunan karya yang paling besar dibangun pada masa dinassti Yuan adalah perpanjangan terusan yang telah dibangun oleh Kaisar Sui Yangdi, untuk memudahkan pengiriman gandum dari selatan ke ibu kota merek. Terusan ini merupakan respon dari pertemuan penting antara marco polo dan Kubilai Khan. Selain itu juga menjadi titik awal persinggungan antara dunia timur dan barat pada masa dinasti Yuan. Satu yang perlu dicermati dari kepemimpinan Kubilai khan adalah toleransinya pada semua agama yang dapat kkita ambil pelajaran. Pada masa kekuasaannya, Agama Buddha, Islam, Kristen, dan lain sebagainya dapat hidup berdampingan dengan damai. Sikap toleransi pada semua agama ini jelas-jelas telah mendahului Bangsa Barat, dimana pada saat yang sama di Eropa, orang-orang yang tidak menganut agama tertentu akan mengalami siksaan yang berat dan bahkan kematian.
c.       Kekalahan dan wafatnya Kubilai Khan  
Hal selanjutnya yang patut dicatat pada masa pemerintahan Kubilai Khan adalah serangannya ke Jawa dan Jepang. Kekalahan armada Kubilai Khan waktu menyerang Jepang dikarenakan tidak mengenal medan lautan, seluruh armadanya tenggelam di laut Jepang karena dihantam badai taifun, yang memang setiap tahun menerpa Jepang pada bulan Juli. Kubilai Khan digantikan oleh cucunya Temur Oljeitu (1294 – 1307), dimana pada masa pemerintahannya ditandatangani perjanjian perdamaian dengan Jepang. Setelah kematiannya pada tahun 1307, kekuatan Mongol melemah secara drastis. Pada masa kejayaannya, kekuasaan kaisar dari dinasti Yuan membentang dari laut Jepan hingga Eropa Barat. Wilayah-wilayah kekusaannya meliputi ; • China • Kerajaan Khorezm (bisa disebut juga wilayah Persia ) • India bagian utara • Beberapa negara di Asia Tenggara (Vietnam, Kamboja, Thailand, Burma, dll) • Timur Tengah atau Asia Barat Daya (Mesir, Yaman, dll) Sebagian wilayah Rusia • Asia Tengah (Afganistan, Ukraina, Georgia, Belarusia, Moldavia, dll) • Mongolia • Beberapa negara di Eropa Timur atau Eropa Tengah (Bulgaria, Hungaria, dll) • Asia Timur (Korea, Jepang) Kekaisaran ini pun dimaklumatkan sebagai kekaisaran terbesar di dunia. Wilayahnya mencakup 33 juta km2 dan merupakan kekaisaran yang terkuat pada abad pertengahan. Tidak semua usaha kaisar mongol bisa berhasil dalam melakukan invasi. Ada beberapa serangan yang justru gagal dalam misinya dan merupaka cambuk atau boomerang terhadap pemerintahannya.
 Beberapa serangan yang gagal itu diantaranya ; 1. Jepang berhasil mengusir pasukan Mongolia tetapi akhirnya mengirimkan upeti sehingga Kaisar Mongol merasa puas, dan kemudian memusatkan perhatiannya ke Asia Tenggara 2. Jawa (Indonesia), gagal akibat disiasati dan diusir oleh Raden Wijaya, yang kemudian mendirikan Kerajaan Majapahit 3. Negara-negara Eropa seperti Lithuania, Polandia, Austria, Moravia (Rep. Ceko timur), Dalmatia (Kroasia), Hungaria, dan pegunungan Carpathia. Pasukan Polandia, Hungaria dan Austria mengalami kekalahan besar tetapi wilayah mereka tidak jadi dikuasai karena pada saat itu Kaisar Mongolia (Ogadai Khan) meninggal sehingga pasukan Mongolia ditarik kembali ke Mongolia. 4. Mesir, dinasti Mameluk berhasil mengusir dan menghancurkan tentara Mongol pada masa pemerintahan Hulagu Khan bahkan mereka terus mendesak mongol hingga keluar dari Damaskus, Syria. Selain seragan-serangan diatas kekaisaran Mongolia juga pernah berencana menyerang negara Eropa Barat, seperti Perancis, Romawi dan negara-negara Eropa lainnya. Ahli-ahli sejarah menyatakan jika bukan karena kematian Ogadai Khan, maka kemungkinan seluruh Eropa akan dikuasai dan sejarah Eropa akan berubah. Ogadai Khan adalah anak ke-3 dari Jengis khan, dalam pemerintahannya ia bukan hanya berhasil dalam mempertahankan wilayah Mongolia yang telah dibangun oleh ayahnya, namun ia berhasil memperluas kekuasaannya dengan menghancurkan kerajaan Jin untuk terakhir kalinya, serta memerintahkan panglimanya untuk memperluas kekuasaan di wilayah Eropa. Wilayah Russia, Polandia, serta Hungaria berhasil dikuasai oleh Mongolia.
 Pasukan gabungan yang dipimpin oleh Henry dari Silesia tergabung dari pasukan Hungaria, Polandia, dan Jerman (Kekaisaran Suci Romawi) yang terdiri dari pasukan Teutonik terbantai tak bersisa dalam perang di Leignitz. Sejarah Eropa mencatat kekejaman dan teror besar yang dilakukan oleh kerajaan Mongolia atas rakyat Eropa. Pasukan Mongolia baru menghentikan perluasan wilayah mereka di Eropa setelah mendengar kematian Ogadai Khan, pasukan Mongolia yang saat itu sedang menyerang Eropa, ditarik kembali ke Tiongkok. Negara-negara Eropa memilih untuk memberikan upeti kepada kerajaan Mongolia daripada mengambil risiko untuk melawan Mongolia. Eropa bahkan memohon bantuan Mongolia untuk menghancurkan Arab. C. Kebudayaan dan Karya Sastra Pada Masa Dinasti Yuan (Mongol) Dinasti Yuan adalah kelompok dinasti cina yang sangat pragmatis dalam masalahpenghidupan perekonomian. Kebudayaan perekonomian di dinasti Yuan sangatlah ramai dan padat kegiatan. Oleh sebab itu dinasti Yuan adalah dinasti pertama yang mengeluarkan uang kertas. Sebelum itu uang adalah logam dan sejenisnya, dengan menggunakan kulit murbei uang kertas mulai diberlakukan di dinasti Yuan oleh kaisar keluarga Khan.
Dinasti Yuan juga memiliki banyak sekali cerita rakyat dan banyaknya pahlawan epic dari zaman kuno. Hal ini terbukti dari penamaan ibukota Mongolia, Ulan Bator, diambil dari kata Baatar yang artinya pahlawan. Karya sastra tertua Dinasti Yuan yang paling terkenal di dunia adalah The Secret History of Mongols. Sastra tertulis lain yang sudah banyak dikenal dongeng tentang pahlawan-pahlawan mongol. cerita-cerita tersebut melambangkan tentang penguasa Mongol terbesar dari keluarga Khan, tentang kehidupannya atau cerita tentang dua kuda putih miliknya. Sejak dulu, kuda telah menjadi semacam peran penting untuk masyarakat Mongol sendiri, baik dalam kehidupan sehari-hari ataupun dalam seni. Cerita yang tak kalah terkenal yaitu cerita peperangan tentang kemenangan Oirad atas Mongol, Khan Kharangui, Bum Erdene, dan banyak lagi. Keunikan lain dari kekayaan budaya Yuan yaitu The Yurt atau Ger , Ger adalah rumah tenda orang-orang Mongolia dan sudah menjadi identitas nasional Mongolia. Dalam The Secret History of Mongols, disebutkan bahwa dulu, Jenghis Khan, sebagai pemimpin Mongol tinggal di rumah tenda dan hingga sekarang masih banyak diikuti oleh masyarakat Mongol. Rumah tenda ini dapat dipindah-pindahkan dan dapat menahan badai dahsyat. Kebanyakan rumah-rumah tenda ini didirikan berkelompok di daerah gurun gobi, tapi ada sebagian masyarakat yang masih mendirikannya di daerah Yurts atau bahkan di Ulan Bator. Ada permainan tradisional di Dinasti Yuan, yaitu Muushig. Muushig adalah sebuah permainan kartu tradisional yang kini sudah hilang.
Orang Mongol juga biasa menggunakan sendi tulang domba untuk memainkan sebuah permainan, biasanya tulai itu digunakan sebagai dadu atau token. Permainan lainnya yang juga unik yaitu Morra seperti permainan "Gunting, Batu, Kertas". Hal lainnya dari dinasti yaitu perayaan Tsagaan Sar atau Festival Bulan Putih, perayaan ini setara dengan perayaan Tahun Bari Cina dan biasanya jatuh pada bulan Januari atau Februari tiap tahunnya. Pada perayaan ini, biasanya orang-orang akan saling mengunjungi dan bertukar hadiah, biasanya Khadags, dan juga acara makan Buuz dalam jumlah yang banyak. Sebuah festival juga tentu tidak mungkin terlepas dari musik dan makanan. Makanan orang-orang Mongol kebanyakan berbasis daging dan produk olahan susu dengan berbagai variasi berbeda di tiap daerahnya. Mutton atau daging kambing adalah yang paling banyak dikonsumsi, di beberapa daerah di bagian Mongol selatan, orang-orang lebih sering mengonsumsi daging unta karea wilayah yang sangat berdekatan dengan Gurun Gobi, dan orang-orang di daerah pegunungan di bagian utara Mongol, lebih sering mengonsumsi daging sapi termasuk yak. Dinasti Yuan juga memiliki tradisi musik yang sangat tua. Elemen tradisional musik Yuan terletak pada cara bernyanyi orang Yuan yang menggunakan teknik menyanyi dengan tenggorokan, juga pada Morin Khuur yaitu alat musik tradisional mongol berupa biola dengan ujung senar berbentuk melengkung seperti kepala kuda. Melodi Yuan biasanya berupa harmoni pentatonic dengan nada akhir yang panjang. Baru pada abad ke 20 musik klasik barat mulai mempengaruhi musikalitas Yuan. Tarian unik dari Yuan juga menjadi salah satu unsur budaya penting bangsa Mongol. The Mongolian Waltz adalah tarian unik dimana tarian ini melibatkan kuda di dalamnya. Tarian ini melibatkan seorang pria dan seorang wanita yang menari bersama tetapi mereka menunggangi kuda dan saling berputar satu sama lain diiringi musik tradisional mongol dan hentakan kaki kuda akan memberikan nada tersendiri sehingga tarian ini disebut tarian waltz.
Kepribadian dan kebudayaan suatu bangsa juga terpresentasikan di dalam pakaian tradisional bangsa itu sendiri, begitu pula dengan bangsa Yuan. Pakaian tradisional Yuan sendiri banyak berubah sejak jaman kekaisaran karena menyesuaikan dengan kondisi di padang pasir dan juga pola hidup orang Mongol yang nomaden. Ada beberapa perbedaan antara pakaian adat Mongol tradisional dengan pakaian adat Mongol modern. Deel atau Kaftan, adalah pakaian tradisional Dinasti Yuan yang dikenakan sehari-hari ataupun hari-hari khusus. Deel adalah pakain longgar panjang berlengan, memiliki kerah tinggi dan banyak aksen kain menumpuk di bagian depan. Deel dipadukan dengan selendang yang diikatkan di bagian pinggang (seperti Obi di Jepang). Sedangkan Deel modern lebih memiliki variasi jahitan dekoratif, kerah yang lebih pendek dan terkadang lebih memiliki ornamen khas Mandarin. Panjang dari Deel sendiri hanya ¾ bagian panjang kaki, sehingga orang Mongol juga memadukannya dengan celana panjang longgar, terkadang para wanita memadukannya dengan rok panjang. Lukisan orang-orang Dinasti Yuan menggambarkan, para pria dan wanita Mongol senang mengepang rambut mereka.Para wanita Mongol mengepang Rambut mereka dengan cara membagi rambut menjadi dua ikat seperti ekor kuda dan kemudian membuat tiga kepangan di tiap ikatan. Ujung kepangan-kepangan itu akan digulung dan disisipkan di bagian sisi kepala dibelakang telinga. Sedangkan para pria juga mencukur habis bagian depan dan samping rambut mereka dan menyisakan rambut panjang dibelakang untuk dikepang. D. Runtuhnya Dinasti Yuan (Mongol) Sepeninggalan Kubilai Khan tahun 1294, kekaisaran mongol terpecah menjadi 4 karesidanan sendiri, dengan dinasti Yuan menjadi salah satu dari mereka. Kaderisasi sepeninggalan dinasti Yuan adalah masalah yang utama dari keruntuhan dinasti ini, tidak adanya pemimpin yang cakap ditengarai menjadi pemicu runtuhnya dominasi, selain itu juga banyak sekali terjadinya perselisihan dan usaha saling menjatuhkan antar kekaisaran. Sebenarnya setelah Kubilai Khan kekuasaan sudah diwariskan pada putranya yang bernama Zhenji's namun putra mahkota tersebut meninggal terlebih dahulu sebelum ayahnya mewariskan mahkota kekaisaran. Kemudian pemerintahan dilajutkan oleh putra Zhenjin cucu Kubilai khan. Dalam pemerintahannya Temur khan mewarisi dan menjalankan pemerintahan dengan baik, pemerintahan yang dipimpinnya lebih bersifat diplomatis. Dia juga berdamai dengan orang Vietnam dan jiran serta mengakui kekuasaannya. Namun justru ketimpangan social pada dinasi Yuan terjadi pada kepemimpinab Temur Khan. Adanya para pejabat karup dan malaslah pemicunya. Kulug Khan menjadi penguasa dari Dinasti Yuan setelah kematian Temur Khan. Tidak seperti pendahulunya. Ia tidak melanjutkan pemerintahan dengan baik. Masa pemerintahan Kulug Khan yaitu 1307-1311 dalam kurun waktu singkat inilah Dinasti Yuan terperosok jatuh dalam kesulitan keuangan.
 Sebagian karena keputusan buruk yang dibuat kulug. Pada saat Kulug meningga cina mendapat hutang yangsangat banyak, dan dinasti yuan mendapat ketidakpastian popularitas. Meskipun setelah Kulug Khan ada yang menggantikan namun perekonomian dinasti Yuan tidak bisa ditolong lagi. Pada saat itu selain kekaisaran mongol yang terbagi. Dinasti Yuan juga mengalami perpecahan rezim, dan juga terbagi menjadi 4 tingkat. 1. Orang mongol yang mempunyai hak terbesar 2. Orang semu (eropa) 3. Orang Han Utara 4. Orang han selatan Bangsa Han yang merupakan mayoritas penduduk China ditekan sehingga menyebabkan berbagai perlawanan dimana - mana. Berikut adalah perlwanan yang dilakukan oleh bangsa Han. Dibawah ini merupakan fakto yang meliputi keruntuhan dinasti Yuan; 1. Perebutan tahta. Keadaan politik yang panas di istana menyebabkan kekacauan internal yang berlarut - larut. 2. Pemberontakan di negara - negara yang dikuasai, sementara wilayahnya yang sangat luas menyebabkan kekaisaran sulit meredakannya.
 Akibatnya banyak negara akhirnya memerdekakan diri. 3. Keluarga kerajaan hidup royal dan berfoya - foya. Untuk mengatasi kekurangan keuangan, pemerintah memungut pajak tinggi dan mengeluarkan banyak uang kertas, sehingga menyebabkan inflasi serius. Hingga akhirnya, pemberontakan sekte agama Teratai Putih dan Sorban Merah yang dipimpin Han Shangtong dan Liu Futong. Dia menyatakan bahwa dirinya adalah keturunan keluarga kerajaan dari dinasti Song. Sepeninggalan Han Shangtong dia menempatkan putranya Han Lin'er sebagai penerusnya. Salah satu pemimpin tentara pemberontak Sorban Merah yang mendukung Teratih Putih, Zhu Yuanzhang berhasil mengungguli popularitas Han Lin'er karena prestasinya yang gemilang dalam menghancurkanpasukan Yuan. Han Lin'er pun meninggal (ada yang berkata bahwa agen kiriman Zhu Yuanzhang yang membunuhnya). Zhu Yuanzhang melanjutkan serangannya ke Yuan da akhirnya berhasil merebut Khanbaliq ibukota Yuan. Menguasai seluruh cina dan mendepak bangsa mongol dari cina. Dinasti ming pun akhirnya didirikan dan Zhu Yuanzhang  mengambil gelar Kaisar Hongwu.



DAFTAR PUSTAKA
1. Rossabi, Morris.1990. Khubilai Khan: His Life and Times,Bantam Press,Jakarta Selatan.
2. Man, John ,2010, Kubilai Khan: Legenda Sang Penguasa Terbesar dalam Sejarah, Alvabet, Tangerang.
3. Man, John ,2007, Kublai Khan: The Mongol king who remade China, London: Bantam Books 4. Man, John,2008, KUBILAI KHAN; LEGENDA SANG PENGUASA TERBESAR DALAM SEJARAH, Alvabet, Tangerang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar