Selasa, 01 Oktober 2013

MEMBANGUN PROFESIONALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DI RIAU

0leh :Rohmaini /B/SR

Membangun sumber daya manusia yang berkualitas merupakan suatu pekerjaan yang tidak ringan.Sebab, kurang lebih 60% masyarakat riau berpendidikan rendah.Sehingga sangat berpengaruh terhadap sumber daya manusia ke depan.
Sumber daya manusia (human resource) adalah penduduk yang siap,mau dan mampu memberi sumbangan terhadap usaha percapaian terhadap suatu tujuan tertentu.pada dasar nya pembentukan sumberdaya manusia yang berkualitas di mulai dari janin seorang bayi. Apa yang di makan seorang ibu maka itu pula lah yang di makan bayi di perut ibu nya, Apa bila si ibu memakan yang bergizi dan berprotein.Maka akan memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan sang bayi.
Periodetasi Sumberdaya Manusia
Sejarah memcatat bahwa sumberdaya manusia mengalami beberapa periodetasi perkembangannya. Dimulai dari periodetasi pertama SDM sebagai budak, sistem perbudakan dapat dilihat sejak pada zaman jahiliyah. Sebelum Nabi Muhammad SAW. Lahir sistem perbudakan sudah berkembang, demikian pula pada abad ke 17 sistem perbudakan di Amerika Serikat dan Amerika Latin sudah berbudaya dan berakar. Namun pada abad ke 19 perbudakan dihapuskan.
Perbudakan tersebut dapat dikatakan sebagai perbudakan struktural dan perbudakan non struktural. Jika dimensi di gumalam sebagai parameter maka dalam kondisi sebagai budak kewajiban SDM penuh sebaliknya haknya hilang dan nharis tidak ada sehingga kondisi seperti SDM persis seperti seekor hewan, SDMa sebagai beban, kondisi SDM pada periodesasi ini dia alami oleh negara – negara yang sedang berkembang atau negara yang baru merdeka dari penjajahan, sebagai potensi kondisi SDM seperti ini dialami oleh negara-negara yang berkembang yang sedang gencar-gencarnya mengembangkan sektor pendidikan dan pelatihan. Negara – negara tersebut menyadari bahwa SDM merupakan modal dasar dari dalam terwujudnya bangsa yang besar, apalagi kedepan persaingan antar negara semakin kuat. Sebagai suatu yang real atau nyata indikator keberhasilan pada periodesasi SDM potensial menjadi SDM real ditandai dengan indikator kuantitatif dan kualitatif. Indikator kuantitatif adalah
keberhasilan untuk mengubah status tenaga kerja menjadi angkatan kerja, indikator kualitatif berkaitan dengan keberhasilan SDM bangsa yang bersangkutan dalam membangun dan mengaktualisasikan budaya kuat, baik kompetitif maupun komparatif, sehingga bangsa senantiasa berfungsi dan berperan dalam perjalanan sejarah.
Permasalahan Sumber Daya Manusia
Permasalahan bangsa sangat berkaitan denga SDA yang potensial dan belum dimanfaatkan secara maksimal. Karena, jelas SDM sebagai tenaga penggeraknya. Diantara faktor – faktor tersebut SDM meruapakan fakta dinamika yang memerlukan suatu penggolaan yang tepat, sehingga benar-benar menjadi faktor pembangunan. Selanjutnya, SDM merupakan tujuan pembangunan yaitu dalam rangka pembangunan mausia seutuhnya. Dengan demikian, SDM mempunya fungsi ganda, disamping sebagai faktor pembangunan juga sebagai tujuan pembanguan itu sendiri .
Mengembangkan SDM Riau Melalui pendidikan & Pelatihan
Sumber daya manusia dapat di lihat dari dua asfek yaitu kuantitas dan kualitas,kuantitas menyangkut jumlah sumber daya manusia. Jika kuanuttitas menyangkut jumlah sumber daya manusia tanpa di sertai oleh kualitas, makanjelas akan menjadi beban pembangunan suatu bangsa.sedangkan kualitas menyangkut mutu sumberdaya manusia.hal ini berkenaan dengan percepatan pembangunan dalam semua bidang ,peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas akn mampu berkompetitif maupun komparatif dalam semua sektor pembangunan sebaliknya sumberdaya manusia yang kurang berkualitas akan menjadi kelompok masyarakat yang akan selalu tertinggal.
Selanjutnya sumber daa manusia menyangkutdua asfek, yakni yaitu asafek fisik (kualitas fisik) dan non fisik(kualitas non fisik) yang menyangkut kemampuan kerja,berfikir dan keterampilan kerja lainnya. Oleh karena nya upaya meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dapat di arahkan kepada dua aspek tersebut untuk menentukan kualitas fisik dapat di upayakan melalui program peningkatan kesehatan dan gizi. Sedangkan untuk meningkatkan kualitas nin fisik, upaya yang dapat di lakukan melalui pendidikan dan pelatihan. Upaya inilah yang disebut denga perkembangan suber daya manusia. Sehingga di simpulkan bahwa yang di maksudkan sumberdaya manusia (human resource development)secara makro adalah suatu proses peningkatan ke proses peningkatan suatu kualitas atau kemampuan dalam pencapaian kerangka tujuan pembangunan nasional. Proses peningkatan ini mencangkup perencanaaan pengembangan dan pengelolan sumberdaya manusia di indonesia.Secara mikro
adaalah suatu proses perencanaan pendidikan dan pelatihan serta pengelolaan personal untuk mencapai hasil yang optimal. Oleh sebab itu, drai pengertian di atas,maka pengembangan su,ber daya manusia terdiri dari perencanaan (planning), pendidikan dan pelatihan (management).
Perencanaan Sumberdaya Manusia
Seperti yang di sebutkan di atas bahwa bahwa pengembangan suber daya manusia ke dapan akan bersangkutpaut dengan perencanaan( planning), akan kita apa kan sumberdaya manusia kini maupun yang akn datang.Oleh sebab itu,sehingga sumberdaya manusia memiliki daya guna,baik untuk bangsa maupun dirinya.Perencanaan sumberdaya manusia memiliki tujuan untuk melihan pengaruh kebijakan-kebijakan dan program-program sumberdaya manusia alternatif yang menunjang paling banyak kepada keefektifan suatorganisasi.tujuan lain dari pada perencanaan sumberdaya manusia adalah menghubungkan sumberdaya manusia yaang akan datang untuk memaksimumkan keuntungkan pada penanaman dalam sumberdaya manusia.Sebagai dampaknya sumber daya manusia tersebut mampu menyesuaikan dan menyelaraskan dengan berbagai kondisi dan sektor pembangunan.Perencanaan sumber daya manusia itu sangat penting,karena alasan yang sama bahwa semua perencanaan adalah penting,pemanfaatan
sumberdaya, tenaga kerja atau lainya yang maksimal. Hal itu tidak terjadi secara kebetulan,Efisiansi dan efektifitas yang optimal hanya dapat di capai setelah adanya suatu perencanaan yang cermat dan sistematis,setelah tujuan-tujuan,langkah-langkah,dan tindakan-tindakan di laksanakan sesuai dengan apa yang di rencanakan.
Pembinaan SDM melalui pendidikan dan latihan
Pendidikan dan pelatihan dalam suatu organisasi adalah salah satu upaya untuk mengembangkan sumberdaya manusia,merupakan siklus yang harus terus di pacu untuk di tingkatkan seirama dengan kemajuan dan perkembangan bangsa.Secara garis besar,penyelenggaraan pendididkan dan pelatihan meliputi :pertama,analisis kebutuhan pendidikan pelatihan.Tujuan ini antara lain untuk mencari dan mengidentifikasi kemampuan yang di perlukan oleh user dalam rangka menunjang kebutuhan user tersebut.
Manajemen Sumberdaya Manusia
Manajemen sumberdaya manusia timbul sebagai suatu masalah baru pada dasawarsa tahun 1960-an.sedangkan personal manajemen sudah timbul jauh sebelumnya yakni tahun 1940-an. Antara mampu sumberdaya manusia dan personal manajemen terdapat perbedaan dalam ruang lingkup dan tingkatannya, mana jemen sumberdaya manusia mencangkup masalah-masalah yang berkaitan dengan pembinaan, baik yang berada dalam hubungan kerja maupun maupun yang berusaha sendiri. Personal manajemen mencangkup sumberdaya manusia yang barada dalam suatu organisasi maupun perusahaan yang di kenal sektor formal.

DAFTAR PUSTAKA
Drs. Isjoni,M.Si Membangun masa Depan Riau. Penerbit Unri press,Pekan baru,2002.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar