Rabu, 27 Desember 2017

SEJARAH REPUBLIK PALAU



Nanda Rahmatika Syawali / 16B / SAO
Oceania adalah bagian luas di Samudera Pasifik yang terbentuk dari Hawai sammpai New Zaeland dan dari Nugini sampai Pulau Paskah. Oceania terbagi dalam tiga daerah besar kebudayaan yaitu; Melanisia di barat daya, Micronesia di barat laut dan Polinesia di timur. Pulau-pulau di daerah ini merupakan sisa-sisa pegunungan Batu Karang dan bersifat fulkanik. Tumbuhan beraneka ragam dari hutan lebat sampai pohon Plaem yang jarang. Penduduk Oceania berasal dari Amerika Serikat. Oceania pertama-tama dikenal oleh bangsa Eropa melalui Magellan (1519), namun perjanjian meluas oleh James Cook dalam abad ke 18. Oceania akhirnya sebagian besar menjadi milik koloni Inggris, Perancis, Amerika Serikat dan Jepang.

Sejak tahun 1960-an semakin banyak penduduk menuntut kemerdekaan dan pemerintahan sendiri. Sehingga banyak pulau dan kepulauan ynag telah memperoleh kemerdekaan. Sebuah organisasi yang bernama "Komisi Selatan" (South Pacifik Comission) yang berusaha membantu memajukan kehidupan ekonomi dan kesejahteraan sosial penduduk kepulauan Pasifik. Komisi tersebut didirikan pada tahun1947 oleh Negara-negara Australia, Perancis, Inggris, Belanda, Selandia Baru dan amerika Serikat. Dan beberapa Negara seperti Fuji, Belau, Nauru dan Samoa Barat yang telah menjadi anggota organisasi tersebut. Namun beberapa Negara yang baru merdeka itu menyatakan bahwa komisi tersebut terlalu dikuasai oleh negara-negara besar yang kemudian membentuk Forum Pasifik pada tahun 1971. Forum tersebut bertujuan untuk memajukan kerjasama antara mereka dibidang hubungan internasioanal dan perdagangan, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada Negara-negara barat.
v  Keadaan Geografi Palau
Belau yang mempunyai nama resmi Republic of Belau merupakan sebuah Negara kepulauan yang terletak di wilayah Pasifik bagian barat atau sekitar 885 km sebelah utara kota Manokwari, Irian Jaya dan kurang lebih 800 km sebelah timur Pulau Mindanao, Pilipina. Wilayahnya terdiri dari rangkaian sekitar 350 buah pulau yang membentang kurang lebih 160 km dari utara ke selatan, dan sekitar 32 km dari timur ke barat. Babeldaob atau Babelthoap merupakan pulau terbesar (kira-kira 229,80 km²). Pulau-pulau lain diantaranya : Koror, Arakabesan, Malakal, Urukthapel, Eil Malk, Angeur dan kepulauan Kayangel.

Luas wilayah Republik Belau sekitar 494 km², dengan batas-batasnya, sebelah barat dengan Pilipina, dan sebelah Selatan dengna Indonesia dan Papua Nugini, sebelah utara dengan Kepulauan Marina dan di timur dengan Kepulauan Karolin, Ibu  kota Belau adalah Koror. Belau beriklim Tropis dengan dua musim yakni musim kering atau kemarau yang jatuh pada bulan Nopember sampai April dan musim hujan yang jatuh pada bulan Mei sampai oktober. Curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Juli, mencapai ketinnggian 3.750 mm dan curah hujan terendah adalah 450 mm.
Sebagai Negara yang beriklim tropis, dimana wilayahnya terletak di tengah samudera, temperaturnya sehari-hari cukup sejuk, yaitu berkisar anatara 21°C – 27°C. Seperti juga pada wilayah-wilayah lain di pasifik, Belau sering mengalami serangan angin topan, terutama diantara bulan Juli dan Oktober. Di sebagian pulau-pulau ditumbuhi hutan, dan hutan yang paling lebat dijumpai di pulau Babeldaob, Karen apulau tersebut memperoleh curah hujan paling banyak. Sebagian besar pulau-pulau di Belau merupakan pilau-pulau karang dan pulau-pulau kecil  karena itu jenis faunanya tidak begitu banyak macamnya. Berbagia jenis ikan, buaya dijumpai disana. Di perairan dangkal di jumpai  jenis udang besar dan jenis udang kecil, sedang di laut lepas banyak juga memelihara kambing, babi dan ayam untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Beberapa binatang lain ynag dijumpai di Belau adalah sejenis kadal, tikus, kura-kura dan berbagai jenis burung.
v  Penduduk
Dari peninggalan kuno yang ditemukan, menunjukkan bahwa penduduk asli Belau berasal dari Asia yang datang ke wilayah tersebut ribuan tahun yang lalu. Orang Eropa pertama yang berkunjung ke Belau adalah penjajah Spanyol, Ruy Lopex de Villobos yang datang ke Belau tahun 1543 dan menamakannya Arrecifos. Pada tahun 1686, wilayah tersebut masuk ke dalam mandate Liga Bangsa-Bangsa. Mayoritas penduduk Belau adalah suku Micronesia, yang merupakan  suku asli Belau. Sedang minoritas nya terdiri dari campuran Amerika dan Eropa dengan suku Micronesia. Disamping  itu di jumpai juga sejumlah orang kulit putih, yaitu personal militer Amerika Serikat yang bertugas di Belau. Kebanyakan orang Micronesia mempunyai kemiripan dengan orang Polenisia, yang mempunyai bentuk badan yang cukup tinggi dengan rambut berombak dan kulit coklat terang. Namun diwilayah dekat asia, penduduknya mempunyai karakteristik Asia, seperti tulang pipi menonjol serta rambut lurus.
Bahasa yang dipergunakan adalah bahasa Micronesia dan bahasa Inggris. Bahasa Micronesia dipakai secara umum oleh seluruh penduduk. Sedang bahasa Inggris dipergunakan oleh segolongan orang tertentu seperti di kantor-kantor serta di tempat-tempat dimana para personal militer Amerika bertugas. Mayoritas penduduk Belau memeluk agama Kristen. Sedang sebagian kecil penduduk masih mempertahankan agama nenek moyang suku Micronesia, dimana mereka menganggap tanah, hutan atau laut merupakan dewa mereka. Penduduk Belau terampil dalam bidang kerajinan tangan dan mempunyai hasil seni yang tinggi. Dlam biadang anyam-anyaman dihasilkan keranjang dan tikar dari daun kelapa dan serta pandan dengan gambaran warna-warni yang indah. Dibidang ukir-ukiran dibuat topeng serta alat rumah tangga.
Pada waktu hari besar atau pada upacara perkawinan serta kelahiran diadakan acara menyanyi dan menari. Dalam acara tersebut seringkali diadakan permainan dan pembacaan cerita kepahlawanan nenek moyang mereka. Kebanyakan penduduk memakai pakaian cara Emerika dan Eropa. Namun dalam upacara-upacara adat mereka tetap mengenakan pakaian tradisional berupa jenis rok sampai lutut dari bahan serat atau daun kelapa. Dan beberapa diantaranya mengenakan semacam sisir dari kayu serta mengenakan juga kalung dari tempurung dan kulit kerang. Dalam bidang pendidikan, mendapat banyak bantuan dari para misionaris. Sebagian besar penduduk memperleh pendidikan hanya sampai tingkat sekolah dasar, sedang sebagian kecil berhasil sampai ke tingkat sekolah menengah atas.
v  Politik
Dalam masa pendudukan Jepang pulau Koror yang merupakan salah satu pulau dalam wilayah Belau menjadi pusat administrasi pendudukan Jepang di wilayah kepulauan Pasifik, sedangkan markas besar operasi militernya dipusatkan dipulau Peleliu dan Pulau Angaur. Dikedua pulau tersebut Jepang telah membangun lapangan terbang, pelabuhan, jalan-jaln serta menggali gua di gunung gunung karang sebagai tempat perlindungan dan pertahanan. Bulan September 1944, pasukan mariner Amerika Serikat dengan perjuangan yang berat berhasil merebut Pulau dan Angaur dari Jepang. Setelah PD II, pada tahun 1947 wilayah Belau menjadi bagian dari wilayah perwalian PBB untuk kepulauan Pasifik, sedang urusan administrasinya diserahkan kepaa Amerika Serikat.

Sebagai usaha untuk memperoleh pemerintahan sendiri, pada tanggal 12 Juli 1978 diadakan pungutan suara, dimana rakyat Belau menyatakan memisahkan diri dari Micronesia. Setelah melalui suatu referendum, pada tanggal 9 Juli 1980 berhasil diterima sebuah konstitusi untuk Negara Belau. Pada tanggal 4 Nopember 1980, Haruo I Remeliik terpilih menjadi Presiden Belau pertama. Dengan berlakunya konstitusi pada bulan Januari 1981, maka resmilah Belau menjadi Negara yang mempunyai pemerintah sendiri. Pada tanggal 26 agustus 1982, diadakan penandatanganan suatu perjanjian asosiasi bebas antara pemerintah Belau dengan pemerintah amerika Serikat. Dalam perjanjian tersebut telah disepakati bahwa Amerika Serikat memperoleh tanggung jawab untuk pelaksanaan pertahanan nasional serta politik luar negeri Negara Belau selama 50 tahun. Berdasarkan perjanjian itu, Amerika Serikat sewaktu-waktu dapat menggunakan suatu wilayah yang telah ditetapkan untuk latihan militer. Disamping itu amerika Serikat dapat juga menggunakan dua pelabuhan udara dan pelabuhan laut bersama sama dengan pemerintah Belau. Sebagai imbalanatas hak diberikan tersebut, pemerintah Belau akan memperoleh bantuan ekonomi sebesar US $ 1 milyar.
Dalam suatu plebisit pada tanggal 19 Pebruari 1983, sekitar 60% dari pemilih yang berjumlah 7.000 orang menyetujui suatu otonomi dibawah amerika Serikat. Tetapi suatu perubahan konstitusi untuk mengijinkan pengangkutan dan penyimpangan senjata Nuklir oleh amerika Serikat, tidak berhasil memperoleh 75% suara setuju. Untuk memecahkan masalah tersebut , pada tanggal 1 Juli 1983 pemerintah as dan Belau menandatangani suatu perjanjian dimana dinyatakan bahwa kapal-kapal nuklir amerika Serikat diijinkan untuk memasuki perairan belau, namun dilarang untuk mengadakan percobaan, menyimpan atau membuang sampah nuklir di wilayah Belau. Pada tanggal 30 Juli 1985, presidan Belau pertama haruo I Remeliik tewas karena tembakan seorang  pembunuh tidak dikenal. Kedudukan presiden sementara dujabat oleh wakil Presiden Alfonso R. Oiteting. Menurut konstitusi Belau, apabila jabatan presiden kosong maka seorang pejabat presiden harus mengadakan pemilihan presiden dalam jangka waktu 60 hari. Menurut sensus tahun 1980, jumlah penduduk Belau 13.495 orang. Jumlah penduduk terbanyak di kota Koror yang merupakn ibukota Republik Belau. Penduduk  di pedalamn mencari nafkah dengan bercocok tanam, sedang penduduk yang tinggal di perkampunagn pantai bermata pencaharian sebagai nelayan sebagian besar penduduk Belau dikenal sebagai nelayan yang trampil. Dengan menggunakan layar yang berbentuk segitiga, mereka dapat berlayar dengan baik walaupun angin bertiup cukup besar.
v  Sistem Pemerintahan
Belau adalah Negara yang berbentuk republic dengan pemerintahan sendiri. Kepala Negara dijabat seorang presiden yang dibantu oleh wakil presiden. Kepala Negara dipilih oleh badan legislative yang beranggotakan 36 orang. Untuk pemerintahan daerah seorang kepala desa dapat diangkat berdasarkan pemiliha, tetapi ada juga yang ditunjuk berdasarkan keturunan ataupun kekayaannya. Seoarang kepala desa mempunyai peranan penting, karena harus mempunyai kemampuan untuk memberi nasehat, memimpin rakyat serta menunjukkan keramah tamahan tamu yang datang. Sejak memperoleh pemerintahan sendiri pada tahun 1981, hubungan luar negeri Republik Belau, banyak dilakukan dengan Amerika Serikat . hal tersebut terjadi karena sesuai dengan perjanjian yang telah ditanda tangani oleh kedua Negara, dimana Amerika Serikat masig bertanggung jawab atas masalah pertahanan dan hubungna luar negeri Repubik Belau.
Dalam perkembangan selanjutnya Republik Belau berusaha untuk menjalin hubungna luar negerinya tanpa bergantung pada Amerika Serikat. Sebagai Negara yang berada di wilayah Pasifik, kerjasama dengan Negara tetangga di Pasifik Barat Daya mulai dikembangkan. Presiden Haruo I Remeliik berusaha memasukkan Belau ke dalam orbit politik Pasifik Selatan dan Australia. Disamping itu dilakukan juga usaha untuk memperkuat hubungan ekonomi dengna Jepang. Dengan terbunuhnya Remeliik tidaklah berarti usaha pendekatan dengna Negara tetangga menjadi terhenti. Pada bulan Agustus 1985, Oiterong sebagai pejabat presiden mewakili negaranya sebagai peninjau dalam konferensi 18 negara Forum Pasifik Selatan di Rarotonga, ibukota Kepulauan Cool .
v  Perekonomian Palau
Kandungan mineral yang cukup penting, berupa fostat di Pulau Angaur dan Boksit di Babeldaob. Dari seluruh wilayah Belau, hanya wilayah utara yang cukup produktif. Hal itu disebabkan karena curah hujan yang cukup banyak hanya terbatas di wilayah utara, sedang bagian selatan sebagian besar berupa pertanian karang yang kering. Hasil pertanian yang terpenting adalah kelapa. Selain itu sayuran, umbi-umbian dan buah-buahan seperti pisang, nanas, dan sukun kecuali kopra yang merupakan komoditi ekspor utama. Terdapat pula hasil pertanian lain untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Industry utama berupa industry makanan untuk keperluan dalam negeri dan industry kerajinan rumah tangga berupa baranng-barang cindera mata.
Belau merupakan Negara yang miskin akan sumber tambang maupun pertanian, karena itu perdagangan luar negerinya hanya berupa ekspor kopra. Imprnya berupa barang konsumsi untuk kepentingan sehari-hari yang hampir seluruhnya belum dapat diproduksi di dalam negeri. Belau mempunyai pemandangan pantai yang indah, dengan udara tropis yang cerah. Disamping itu dapat dijumpai pulau-pulau karang yang menarik untuk dikunjungi. Namun bidang pariwisata belum ditangani secara sungguh-sungguh, karena itu pariwisata di Belau belum dapat dikembangkan dengan baik.
Palau masuk ke dalam kebudayaan dalam Micronesia di barat laut. Belau juga termasuk sebagian dari Negara yang menjadi milik koloni Inggris, Perancis, Amerika Serikat dan Jepang. Sejak tahun 1960-an semakin banyak penduduk menuntut kemerdekaan dan pemerintahan sendiri. Sehingga banyak pulau dan kepulauan yang telah memperoleh kemerdekaan termasuk Belau. Belau juga ikut dalam sebuah organisasi yang bernama "Komisi Selatan" (South Pacifik Comission) yang berusaha membantu memajukan kehidupan ekonomi dan kesejahteraan sosial penduduk kepulauan Pasifik. Namun komisi tersebut terlalu dikuasai oleh negara-negara besar yang kemudian membentuk Forum Pasifik pada tahun 1971. Forum tersebut bertujuan untuk memajukan kerjasama antara mereka dibidang hubungan internasioanal dan perdagangan, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada Negara-negara barat.
 Palau yang mempunyai nama resmi Republic of Belau merupakan sebuah Negara kepulauan yang terletak di wilayah Pasifik bagian barat. Wilayahnya terdiri dari rangkaian sekitar 350 buah pulau. Luas wilayah Republik Belau sekitar 494 km², dengan batas-batasnya, sebelah barat dengan Pilipina, dan sebelah Selatan dengna Indonesia dan Papua Nugini, sebelah utara dengan Kepulauan Marina dan di timur dengan Kepulauan Karolin, Ibu  kota Belau adalah Koror. Belau beriklim Tropis dengan dua musim yakni musim kering atau kemarau yang jatuh pada bulan Nopember sampai April dan musim hujan yang jatuh pada bulan Mei sampai oktober. Sebagai Negara yang beriklim tropis, dimana wilayahnya terletak di tengah samudera, temperaturnya sehari-hari cukup sejuk, yaitu berkisar anatara 21°C – 27°C. Seperti juga pada wilayah-wilayah lain di pasifik, Belau sering mengalami serangan angin topan, terutama diantara bulan Juli dan Oktober. Penduduk asli Belau berasal dari Asia yang datang ke wilayah tersebut ribuan tahun yang lalu. Pada tahun 1686, wilayah tersebut masuk ke dalam mandate Liga Bangsa-Bangsa.
Mayoritas penduduk Belau adalah suku Micronesia, yang merupakan  suku asli Belau. Sedang minoritas nya terdiri dari campuran Amerika dan Eropa dengan suku Micronesia. Bahasa yang dipergunakan adalah bahasa Micronesia dan bahasa Inggris. Mayoritas penduduk Belau memeluk agama Kristen. Sedang sebagian kecil penduduk masih mempertahankan agama nenek moyang suku Micronesia. Penduduk Belau terampil dalam bidang kerajinan tangan dan mempunyai hasil seni yang tinggi. Setelah PD II, pada tahun 1947 wilayah Belau menjadi bagian dari wilayah perwalian PBB untuk kepulauan Pasifik. Dengan berlakunya konstitusi pada bulan Januari 1981, maka resmilah Belau menjadi Negara yang mempunyai pemerintah sendiri. Menurut sensus tahun 1980, jumlah penduduk Belau 13.495 orang.
Palau adalah Negara yang berbentuk republic dengan pemerintahan sendiri. Kepala Negara dijabat seorang presiden yang dibantu oleh wakil presiden. Kepala Negara dipilih oleh badan legislative yang beranggotakan 36 orang. Kandungan mineral yang cukup penting, berupa fostat di Pulau Angaur dan Boksit di Babeldaob. Dari seluruh wilayah Belau, hanya wilayah utara yang cukup produktif. Hasil pertanian yang terpenting adalah kelapa. Selain itu kopra yang merupakan komoditi ekspor utama. Belau merupakan Negara yang miskin akan sumber tambang maupun pertanian. Belau mempunyai pemandangan pantai yang indah, dengan udara tropis yang cerah. Disamping itu dapat dijumpai pulau-pulau karang yang menarik untuk dikunjungi. Namun bidang pariwisata belum ditangani secara sungguh-sungguh, karena itu pariwisata di Belau belum dapat dikembangkan dengan baik.

DAFTAR PUSTAKA
1.      Hudaidah. 2004. Sejarah Australia dan Oceania. Palembang: FKIP UNSRI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar