Minggu, 19 Juni 2016

LAGU MELAYU RIAU YANG MEMILIKI NILAI BUDAYA DAN KEAGAMAAN SEBAGAI IDENTITAS DAERAH "SOLERAM'


fauziah hafni / PBM 

            Penduduk Provinsi Riau pada umumnya merupakan suku melayu dan masyarakat di wilayah ini sebagian besar beagama islam. Sehingga adat istiadat masih di junjung tinggi sampai saat ini sampai sekarang, salah satunya adalah lagu soleram yang merupakan peninggalan leluhur terdahulu.
            Bagi orang melayu, agama islam adalah panutannnya. Seluruh nilai budaya dan norma-norma sosial masyarakat wajib merunjuk pada ajaran islam dan dilarang keras benelikai, apalagi menyalahinnya. Karenannya, semua nilai budaya yang di anggap belum serasi dan belum sesuai dengan ajaran islam harus "diluruskan" terlebih dahulu. Nilai yang tidak dapat di luruskan segera dibuang. Acuan ini dapat menyebabkan islam tidak dapat di pisahkan dari budaya, adat istiadat, maupun norma-norma sosial lainnya dalam kehidupan orang melayu. Hal ini pula yang menjadi salah satu penyebab, mengapa orang di luar islam yang menganut agama islam tersebut " masuk melayu" dan sebaliknya. Bila orang melayu keluar dari agama islam, tangggallah hak dan kewajiban-nya sebagai orang melayu. Orang keluar dari islam tidak lagi di angggap sebagai orang melayu. Didalam ungkapan adat dikatakan,
 " siapa meninggalkan syarak, maka iya meningggalkan melayu,siapa memakai syarak, maka gugurlah melayunya".

PENGELOLAAN SISTEM PENDIDIKAN DI KOREA SELATAN


MENANTI SINAGA/SP/015/B

Sistem Pengelolaan Pendidikan
Sistem pengelolaan pendidikan di Korea Selatan dilaksanakan oleh pemerintah. Kekuasaan dan kewenangan dilimpahkan kepada menteri pendidikan.Kebijakan menteri dilaksanakan hingga di daerah otonom. Di daerah terdapat dewan pendidikan (board ofeducation). Pada setiap propinsi dan daerah khusus (Seoul dn Busam), masing-masing dewan pendidikan terdiri dari tujuh orang anggota yang dipilih oleh daerah otonom, dari lima orang dipilih dan dua orang lainnya merupakan jabatan ex officio; yang dipegang oleh walikota daerah khusus atau gubernur propinsi dan super intendent, Dewan pendidikan diketuai oleh walikota atau gubernur.
Pemerintah menganggarkan pengelolaan sistem pendidikan nasional yang berasal adri alokasi dana APBN. Anggaran pendidikan Korea Selatan berasal dari anggaran Negara, dengan total anggaran 18,9% dari Anggaran Negara. Pada tahun 1995 ada kebijakan wajib belajar 9 tahun, sehingga forsi anggaran terbesar diperuntukan untuk ini. Adapun sumber biaya pendidikan, bersumber dari, GNP untuk pendidikan, pajak pendidikan, keuangan pendidikan daerah, dunia industri khusus bagi pendidikan kejuruan.

PERUBAHAN SOSIAL DAN MASALAH-MASALAH YANG DITIMBULKANNYA


TITIN SUMARNI/PIS

Masyarakat senantiasa mengalami perkembangan dan perubahan sosial. Perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk didalamnya nilai-nilai, sikap dan pola-pola perikelakuan diantara kelompok-kelompok masyarakat dalam masyarakat. Perubahan sosial dilihat dari waktu yang diperlukan, yaitu Evolusi yaitu perubahan secara lambat dan memerlukan waktu yang lama, Revolusi perubahan secara cepat dan mendalam, serta involusi yaitu suatu bentuk perubahan yang mirip dengan "jalan di tempat" (maju tidak, mundurpun tidak).
Perubahan sosial dapat disebabkan oleh bertambahnya ilmu, pengetahuan, tekhnologi, peristiwa perang atau bencana alam. Sebagai contoh, bangsa Jepang yang mengalami perubahan cepat setelah melakukan pembaharuan (restorasi) dibidang ilmu pengetahuan. Bangsa Irak mengalami kemunduran disegala bidang kehidupan setelah mengalami banyak peperangan.
Sedangkan perubahan sosial dalam hubungan sosial dapat dibedakan menjadi :
1. Perubahan relasi sosial formal, yaitu perubahan interaksi individu didalam kelompok formal antara individu dengan individu diluar kelompoknya ataupun hubungan-hubungan lainnya secara resmi. Contoh aktivitas dalam kegiatan organisasi.

BERLANGSUNGNYA PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA


TITIN SUMARNI/SIIV

            Diruang makan rumah laksamana muda maeda disusun naskah proklamasi kemerdekaan indonesia .tiga tokoh pemuda yakni sukarni,sudiro,dand.m.diah menyaksikan ir.soekarno dan drs.moh.hatta beserta achmad soebarjo membahas perumusan naskah proklamasi kemerdekaan.
            Sedangkan tokoh-tokoh lainnya baikdari golongan tua maupungolongan mudamenunggu diserambi depan rumah laksamana muda maeda.ir.soekarno menulis konsep proklamasi dengan sumbangan pemikiran dari mr.achmad soebardjo dan drs.moh.hatta.kalimat pertama yang berbunyi"kami bangsa indonesia" berasal dari achmad soebardjo. Kalimat kedua oleh ir.suekarno yang berbunyi"hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain akan diselenggarakan dengan cara yang secermat-cermatnya serta dalam tempo yang sesingkat-singkatnya".kedua kalimat ini kemudian digabung dan disempurnakan oleh moh.hatta sehingga berbunyi seperti teks proklamasi yang kita miliki sekarang.
            Setelah konsep teks proklamasi ditunjukkan kepada yang hadir maka terjadilah perbedaan pendapat ,yakni siapa yang menandatangani.ir.soekarno mengusulkan agar semua yang hadir ikut menandatangani.hal ini tidak disetujuipara pemuda karena menurut mereka pemudalah yang

AKULTURASI MERUPAKAN AWAL DARI ASIMILASI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT

Titin Sumarni/PIS
Akulturasi adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu kebudayaan asing. Dan kebudayaan asing itu lambat laun diterima dan diolah dalam kebudayaannya sendiri tanpa menyebabkan hilangnya unsur kebudayaan kelompok itu sendiri.
Akulturasi merupakan sebuah istilah dalam ilmu Sosiologi yang berarti proses pengambil alihan unsur-unsur (sifat) kebudayaan lain oleh sebuah kelompok atau individu. Adalah suatu hal yang menarik ketika melihat dan mengamati proses akulturasi tersebut sehingga nantinya secara evolusi menjadi Asimilasi (meleburnya dua kebudayaan atau lebih, sehingga menjadi satu kebudayaan). Menariknya dalam melihat dan mengamati proses akulturasi dikarenakan adanya Deviasi Sosiopatik seperti mental disorder yang menyertainya. Hal tersebut dirasa sangat didukung faktor kebutuhan, motivasi dan lingkungan yang menyebabkan seseorang bertingkah laku.
Akulturasi budaya dapat terjadi karena keterbukaan suatu komunitas masyarakat akan mengakibatkan kebudayaan yang mereka miliki akan terpengaruh dengan kebudayaan komunitas masyarakat lain. Selain keterbukaan masyarakatnya, perubahan kebudayaan yang disebabkan

GERAKAN PEMUDA YANG BERSIFAT KESUKUAN DAN KEAGAMAAN


Titin sumarni/SI/IV
a. Trikoro Dharmo/Jong Java
Gerakan pemuda Indonesia sebenarnya telah dimulai sejak berdirinya Budi Utomo. Sebab para pendiri Budi Utomo sebenarnya para pemuda yang masih menjadi murid-murid STOVIA. Namun sejak kongresnya yang pertama, Budi Utomo telah diambil alih kaum priyayi (bangsawan) dan para pegawai negeri, sehingga para pemuda kecewa lalu keluar dari Budi Utomo.
Pada 7 Maret 1915, para pemuda keluaran Budi Utomo mendirikan organisasi pemuda yang disebut Trikoro Dharmo di Jakarta. Para pemimpinnya antara lain: R. Sukiman Wiryosanjoyo (Ketua), Sunardi-Wongsonegoro (wakil ketua), Sutomo (Sekretaris). Sementara itu, para anggotanya: Muslich, Musodo, dan Abdul Rachman. Yang diterima sebagai anggota hanya anak-anak sekolah menengah yang berasal dari pulau Jawa dan Madura.Trikoro Dharmo artinya "Tiga Tujuan Mulia", yaitu: sakti, budi, dan bakti. Adapun tujuan organisasi ini ialah:
(1) mempererat tali hubungan, antara murid-murid bumi putera pada sekolah menengah dan                               perguruan kejuruan;
(2) menambah pengetahuan umum bagi anggota-anggotanya;

Pristiwa sekitar proklamasi sehingga terbentuknya NKRI


Titin sumarni/s1/iv
            Proklamasi adalah persyaratan suatu bangsa untuk bebas dari penjajahan. Bangsa indonesia telah melewati peristiwa itu setelah pada tangal 17 Agustus 1945 memproklasikan kemerdekaan. Sejak saat itu indonesia berdaulat sebagai negara merdeka dalam bentuk negara kesatuan republik indonesia ( NKRI).
            Diruang makan rumah laksamana muda maeda disusun naskah proklamasi kemerdekaan indonesia .tiga tokoh pemuda yakni sukarni,sudiro,dand.m.diah menyaksikan ir.soekarno dan drs.moh.hatta beserta achmad soebarjo membahas perumusan naskah proklamasi kemerdekaan.
            Sedangkan tokoh-tokoh lainnya baikdari golongan tua maupungolongan mudamenunggu diserambi depan rumah laksamana muda maeda.ir.soekarno menulis konsep proklamasi dengan sumbangan pemikiran dari mr.achmad soebardjo dan drs.moh.hatta.kalimat pertama yang berbunyi"kami bangsa indonesia" berasal dari achmad soebardjo. Kalimat kedua oleh ir.suekarno yang berbunyi"hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain akan diselenggarakan dengan cara yang secermat-cermatnya serta dalam tempo yang sesingkat-singkatnya".kedua kalimat ini kemudian digabung dan disempurnakan oleh moh.hatta sehingga berbunyi seperti teks proklamasi yang kita miliki sekarang.

KETERLIBATAN MOH.HATTA DALAM PEMBENTUKAN PNI BARU


TITIN SUMARNI/SI/IV
Setelah Hatta kembali dari Belanda pada tanggal 24 Agustus 1932. Sebelumnya mencoba mempengaruhi dan mengamati gerakan nasionalis dari jauh yakni negeri Belanda, akhirnya dia dapat juga melibatkan dirinya dalam kegiatan sehari – hari pergerakan itu. Awalnya ia tinggal bersama orang – orang Sumatera, lalu ia memperbarui persahabatannya dengan orang - orang yang sebelumnya adalah rekan anggota PI, yang sebagian merupakan lawan politiknya di Partindo. Dan semuanya beralih perhatiannya ke PNI Baru. Setelah itu mereka mengambil alih pimpinan dari partai dari Sjahrir.
Usaha  PNI  baru adalah memusatkan kegiatannya pada usaha merekrut dan mendidik kader yang berdisiplin baik serta membangun struktur organisasi, dan bukannya menyelenggarakan rapat - rapat umum berukuran besar. Rapat - rapat umum seperti itu masih diadakan namun dalam frekuensi kecil dibandingkan dengan apa yang dilakukan Partindo, bahkan pemerintah kolonial mengetatkan pengawasan terhadap kegiatan para tokoh pergerakan nasionalis pada tahun 1933, PNI baru boleh dikata menghentikan sama sekali segala bentuk rapat umum. Hatta dan Sjahrir yakin bahwa partai nasionalis harus mampu menyesuaikan diri terhadap pembatasan - pembatasan pemerintah penjajah

PERUBAHAN- PERUBAHAN SOSIAL DALAM MASYARAKAT


Titin sumarni/PIS
Masyarakat senantiasa mengalami perkembangan dan perubahan sosial. Perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk didalamnya nilai-nilai, sikap dan pola-pola perikelakuan diantara kelompok-kelompok masyarakat dalam masyarakat. Perubahan sosial dilihat dari waktu yang diperlukan, yaitu Evolusi yaitu perubahan secara lambat dan memerlukan waktu yang lama, Revolusi perubahan secara cepat dan mendalam, serta involusi yaitu suatu bentuk perubahan yang mirip dengan "jalan di tempat" (maju tidak, mundurpun tidak).
Perubahan sosial dapat disebabkan oleh bertambahnya ilmu, pengetahuan, tekhnologi, peristiwa perang atau bencana alam. Sebagai contoh, bangsa Jepang yang mengalami perubahan cepat setelah melakukan pembaharuan (restorasi) dibidang ilmu pengetahuan. Bangsa Irak mengalami kemunduran disegala bidang kehidupan setelah mengalami banyak peperangan.
Sedangkan perubahan sosial dalam hubungan sosial dapat dibedakan menjadi :
1. Perubahan relasi sosial formal, yaitu perubahan interaksi individu didalam kelompok formal antara individu dengan individu diluar kelompoknya ataupun hubungan-hubungan lainnya secara resmi. Contoh aktivitas dalam kegiatan organisasi.

BIOGRAFI CHIANG KAI SHEK TOKOH NASIONALIS CINA


MAY FANRA/SAT 015A

Chiang Kai Shek (juga dikenal sebagai Jiang Jie Shi) merupakan seorang tokoh nasionalis dari Partai Nasionalis Cina Kuomintang. Ia memimpin partai tersebut setelah kematian tokoh revolusioner Cina yang sangat terkenal, yaitu Sun Yat Sen. Selanjutnya, ia menjadi Presiden Republic of China (yang sekarang disebut People's Republic of China) sampai tahun 1949. Setelah kekalahan melawan partai komunis, ia bersama pengikutnya kemudian hijrah ke pulau Formosa dan mendirikan kembali negara Republic of China di sana dan kemudian menjadi presiden di negara tersebut sampai ajal menjemputnya.
Latar Belakang Idiosinkratik Chiang Kai-Shek         
Chiang Kai-Shek adalah seorang pemimpin Partai Nasionalis Cina Guomindang atau disebut juga Kuomintang. Ia juga adalah seorang pemimpin militer dari Republik Cina. Ia dikenal juga sebagai generalissimo. Chiang Kai Shek adalah seorang pengikut Dr. Sun Yat Sen yang merupakan tokoh Partai Nasionalis Cina yang paling terkenal. Chiang Kai-Shek beralih menggantikan posisi Sun Yat Sen sebagai pemimpin partai setelah Sun Yat Sen meninggal dunia. Sebelumnya, Sun Yat Sen yang menggagas Revolusi tahun 1911 digantikan posisinya sebagai Presiden Republik Cina oleh

Pendidikan dengan Kurikulum Berbasis Islam di Syiriah (Sejak masa Dinasti hingga Saat Ini)


CICI ARIFIN/SP/15 A

A.    Periode Masuknya Islam ke Syiria (635 M – 661 M)
         Islam masuk ke syiria pada tahun 635 M atau pada masa kekhalifaan Umar bin Khattab. Syiria (atau dahulu lebih dikenal sebagai syam) jatuh ketangan kaum muslimin setelah pengepungan selama 70 hari. Jatuhnya syiria ketangan kaum muslimin, ditandai dengan adanya perjanjian damai antara kedua belah pihak.
         Pada masa ini proses pendidikan yang terjadi tidak jauh berbeda dengan apa yang ada pada masa khulafaurrasyidin. Pada masa ini pendidikan lebih menitik beratkan pada hal-hal berikut :
1.      Pendidikan tauhid
2.      Pendidikan shalat
3.      Pendidikan adab dan sopan santun dalam bermasyarakat
4.      Pendidikan adab dan sopan santun dalam berkeluarga
5.      Pendidikan kepribadian
6.      Pendidikan kesehatan
7.      Pendidikan akhlaq
Adapun metode-metode pendidikan yang diterapkan pada masa ini adalah sebagai berikut :
1.      Membangun masjid sebagai sentra dakwah dan pendidikan
2.      Dalam bidang keimanan : melalui Tanya jawab yang mendalam, dan didasari dengan bukti-bukti ilmiah yang ada
3.      Materi ibadah dan akhlaq : didasari dengan keteladanan dan praktik dari seorang pemimpin.

TARI ZAPIN MELAYU,TARIAN KHAS MELAYU RIAU


Tika Elviana / PBM

Pengertian Tari Zapin

Tarian Zapin merupakan salah satu dari pada berbagai jenis tarian Melayu yang masih ada hingga sekarang. Tarian Zapin berasal dari perkataan Arab yaitu "Zaffan" yang artinya penari dan "Al-Zapin" yang artinya gerak kaki. Tarian ini diilhamkan oleh peranakan Arab dan diketahui berasal dari Yaman. Mengikuti sejarah Tarian Zapin, pada mulanya tarian ini adalah sebagai tarian hiburan di istana. Setelah dibawa dari Yaman oleh para pedagang Arab pada awal abad ke-16, Tarian Zapin ini kemudiannya merebak ke negeri-negeri sekitar Johor seperti di Riau, Singapura, Sarawak dan Brunei Darusalam. Tarian Zapin diperkenalkan di Pekanbaru oleh seorang songkok yang berasal dari Sumatra yang bernama Adam sekitar tahun 1930-an. Namun tarian ini sangat popular di Pekanbaru pada tahun 1950-an dan 1960-an terutama di kampung Tanjung Gemuk dan kampung Lamir.
Dalam tarian Melayu dikenal istilah rentak, yaitu motif irama (musik) tertentu yang mendasari motif gerak tertentu (Dewan Kesenian Jakarta, 1978: 99). Rentaklah yang membangun suasana dan identitas tari Melayu. Rentak yang dikenal antara lain rentak Zapin, rentak Joget, rentak Ghazal, rentak Melayu, rentak Mak Inang, rentak Nobat, dan sebagainya. Semua rentak di atas masih dapat dibagi dalam tiga garis besar, yaitu rentak cepat, rentak sedang, dan rentak lambat (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, t.t.: 124)

KESENIAN UNIK MUSIK TRADISIONAL GONDANG BOROGONG DARI UJUNG BATU KABUPATEN ROKAN HULU


WIWIK SAFITRI /PBM
 
Musik tradisional Gondang Borogong adalah salah satu seni musik tradisional yang dapat menggerakkan batin dan raga serta identik dengan seni silat yang berasal dari Kabupaten Rokan Hulu. Ki Hadjar Dewantara mengemukakan bahwa seni merupakan perbuatan manusia yang timbul dari perasaannya dan bersifat indah, sehingga dapat menggerakkan jiwa dan perasaan manusia. Selain itu Achdiat Kartamihardja mengemukakan bahwa seni adalah kegiatan rohani manusia yang mereflesikan realitas ke dalam suatu karya. Bentuk dan isinya mempunyai daya untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam batin penerimanya. Adapun pendapat dari Schopenhauer, seni adalah  suatu usaha untuk menciptakan bentuk-bentuk yang menyenangkan. Meskipun musik adalah seni yang paling abstrak, namun tiap-tiap orang menyukainya. Thomas Munro mengemukakan bahwa seni adalah alat buatan manusia untuk menimbulkan efek efek psikologis atas manusia lain (penerima) yang melihatnya. Efek-efek tersebut mencakup segala tanggapan  yang berwujud pengamatan, imajinasi yang rasional maupun emosionaal. Ke empat pendapat ini berkaitan konteksnya dengan seni musik tradisional Gondang Borogong yang dapat menggerakkan batin dan raga si penglihat.

SISTEM PENDIDIKAN HINGGA PEMBARUAN PENDIDIKAN DI KOREA SELATAN


Fransiska Ima Kulada Kefi/SP/A'15

1.    Gambaran Umum Korea Selatan
Republik Korea Selatan yang didirikan pada tahun 1948 terletak di semenanjung daratan Asia Timur. Luas wilayah 99.678 km², terdiri atas semenanjung serta 3200 buah pulau yang besar dan kecil dengan batas-batas wilayah sebelah timur berbatasan dengan lautan pasifik, sebelah selatan berbatasan dengan selat Jepang, disebelah barat berbatasan dengan demarkasi militer (garis lintang 38º) yang memisahkan Korea Selatan dan Korea Utara. Penduduk Korea Selatan kurang lebih 50,19 juta jiwa dengan angka pertumbuhan penduduk rata-rata 1,7% per tahun dengan kondisi penduduk yang homogen (etnik Korea), dengan angka literasi 98% (World Almanac 2014).
Korea Selatan memiliki bentuk negara Republik dengan pembagian kekuasaan dalam 3 lembaga yakni Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif. Lembaga Eksekutif Korea Selatan dipimpin oleh Presiden sebagai kepala negara dan Perdana Menteri sebagai pemimpin pemerintahan. Walaupun demikian, Presiden memiliki autoritas yang lebih besar dalam penetapan keputusan kenegaraan, domestik maupun hubungan luar negeri. Presiden memiliki masa menjabat selama 5 tahun. Pemilihan umum Korea Selatan menggunakan sistem popular vote dan terakhir kali diselenggarakan pada Desember 2012 dengan Presiden Park Geun Hye sebagai pemenang.

UPACARA ADAT UPAH –UPAH BAGI MASYARAKAT ROKAN HULU

SYAFRIDA NIARSIH/PBM

Upah –upah merupakan upacara adat masyarakat rokan hulu ,provinsi riau yang di percayai untuk mengembalikan tondi ke badan . tondi itu di percai masyarakat rokan hulu sebagai aspek kejiwaan Yang mempengaruhi semangat dan kematangan pisikologi seseorang .
1.ASAL USUL
    Upacara upah-upah merupakan salah satu upacara adat yang berasal dari rokan hulu , provinsi riau .dilihat dari tujuan pelaksanaan upah –upah upacara adat tersebut bermakna mengembalikan tondi ke badan seseorang melalui lantunan kata pemberi semangat dan nasehat .
    Pada dasar nya upacara upah-upah merupakan akulturasi budaya tapanuli selatan dan riau .letak geografis rokan hulu yang cukup  berdekatan dengan wilayah Sumatra utara .hal ini memicu perpindahan masyarakat tapanuli selatan ke wilayah pasir pangaraian untuk bermukim di sana selama beberapa tahun terakhir .dengan perpindahan tersebut menyebabkan akulturasi budaya yang menarik .
    Budaya upacara upah-upah yang maih di laksanakan masyarakat pendatang  dari tapanuli selatan dan berbaur dengan penduduk setempat yang mengakibatkan penerapan budaya upah –upah tetap lestari .dan mengalami perubahan –perubahan yang unik , baik dari sisi tata laksana maupun bahan

SISTEM PENDIDIKAN NORWEGIA


ISNAINI UMI SHOLEHA/ S.P/A

Kebijakan pendidikan Norwegia berakar pada prinsip kesamaan hak terhadap pendidikan bagi semua anggota masyarakat, tanpa memperhitungkan latar belakang sosial dan budaya atau tempat tinggal. Peranan sekolah adalah menyampaikan pengetahuan dan budaya, serta memajukan mobilitas sosial dan memberikan dasar penciptaan kesejahteraan bagi semua pihak. Kegiatan mengajar di sekolah Norwegia diadaptasikan dengan kemampuan dan keahlian masing-masing siswa. Pendidikan khusus tersedia bagi penyandang catat tubuh atau mereka yang membutuhkan perhatian khusus, yang jika tidak dipenuhi maka tidak mampu berpartisipasi dalam kegiatan mengajar sekolah umum. Sebagai akibat dari meningkatnya imigrasi, maka jumlah siswa yang memiliki bahasa minoritas juga bertambah. Kebijakan pendidikan Norwegia mengatur perhatian bagi kebutuhan khusus akan siswa dengan latar belakang bahasa minoritas, sehingga mereka dapat menyelesaikan pendidikan tingkat menengah atas dengan baik dan melanjutkan ke perguruan tinggi serta kemudian bekerja.
Storting (majelis nasional Norwegia) dan Pemerintah bertanggung jawab menentukan tujuan dan menetapkan kerangka kerja anggaran untuk sektor pendidikan. Menteri Pendidikan dan Penelitian merupakan agen administratif yang bertanggung jawab terhadap hal-hal pendidikan, dan

Kamis, 16 Juni 2016

SISTEM PENDIDIKAN DI KANADA


YODHI EDYA PRATAMA/SP/A

Pendidikan di kanada banyak dipengaruhi oleh sosial, politik, ekonomi dan agama, hal ini dengan menerapkan konsep baru tentang kesempatan pendidikan bagi semua orang. Di negara ini pendidikan disediakan, didanai, dan diawasi oleh pemerintah federal, provinsi, dan daerah. Sedangkan kurikulumnya diawasi oleh pemerintah provinsi. Pendidikan di kanada pada umumnya dibagi menjadi empat:
a. Pendidikan SD, meliputi pra TK, TK, dan SD. Untuk pendidikan dasar, ada yang menyelenggarakan dari kelas 1 sampai 6, dan 1-8. kurikulumnya meliputi bahasa, MTK, Sosial, Seni.
b. Pendidikan Menengah, Umumnya di Kanada Berlaku Sistem SMA=3th. Tetapi terdapat perbedaan lama waktu tempuh di sekolah menengah ini bisa terjadi antara provinsi satu dengan yang lainnya. Pendidikan menengah ini diaahkan untuk mempersiapkan masuk ke Perguruan tinggi dan menyiapkan keahlian tertentu.
c. Pendidikan Tinggi, meliputi Universitas dan sekolah Tinggi. Pada tingkat ini,  ada Universitas berbahasa pengantar Inggris, misalnya Universitas Britihs-colombia, ada jua yang berbahsa pengantar perancir misalnya Universitas Montreal, dan ada juga dari keduanya misalnya Universitas Ottawa.

Syngman Rhee Presiden Pertama Korea Selatan

Rut Sontiara/SAT/2015B

Syngman Rhee atau Yi Seungman lahir di Haeju, Hwanghae, korea,26 maret 1875 . meninggal di Honolulu, Hawai, Amerika Serikat , 19 juli 1965 pada umur 90 tahun adalah seorang presden pertama korea selatan . karier kepresidenannya yang di mulai dari bulan agustus 1948 sampai april 1960. Dianggap kontroversial akibat sifat anti-korupsi dan tangan besinya yang menyulut terjadinya perang korea, singman Hree dilahirkan dari sebuah keluarga bangsawan (yangban) . pada awalnya dia mengikuti pendidikan di Pai Chai Hak Dang . pada masa mudanya Syngman Rhee dikenal sebagai aktivis dalam perjuangan melawan jepang . karena hal tersebut, dia pernah ditangkap ketika melakukan demonstrasi anti jepang pada tahun 1897 sampai tahun 1904 . selepas kebebasannya dari penjara jepang. Syngman rheee melanjutkan studynya di Amerika Serikatdan mendapat gelar AB dari George Washington Unervisity dan gelar Ph.D dari Princeton University .riwayat pendidikan barat inilah yang dapat dikatakan banyak mempengaruhi Syngman rhee dalam hal pemikiran – pemikiran politiknya . runya di Princeton
Dikatakan orang yang paling berpengaruh dalam membangun pemikiran politik Syngman Hree adalah woodrov Wilson, seorang gurunya di Princeton University . beberapa sikap yang paling kentara adalahsikap anti komunis nya yang disinyalir sebagai penyulut beberapa konflik di korea

TERBENTUK DAN JALANNYA KONGRES PEMUDA II ( 27-28 Oktober 1928 )


RIA GUSTINA/SI IV/14B

Kongres Pemuda II berlangsung pada 27-28 Oktober dalam tiga tahap rapat. Rapat pertama berlangsung di gedung Katholieke Jongelingen Bond di Waterlooplein (sekarang Lapangan Banteng), lalu dipindahkan ke Oost Java Bioscoop di Konigsplein Noord (sekarang Jalan Medan Merdeka Utara), dan kemudian Gedung Kramat 106 baru dipakai untuk rapat ketiga sekaligus penutupan rapat. Dari rapat pertama hingga rapat ketiga, kongres pemuda II ini menghadirkan 15 pembicara, yang membahas berbagai tema. Diantara pembicara yang dikenal, antara lain: Soegondo Djojopespito, Muhammad Yamin, Siti Sundari, Poernomowoelan, Sarmidi Mangoensarkoro, dan Sunario. Hadir pula banyak organisasi pemuda dan kepanduan saat itu, diantaranya: Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Sekar Roekoen, PPPI, Pemuda Kaum Betawi, dll. Sebelum kongres pemuda II, para pemuda sudah pernah menggelar kongres pertamanya pada tahun 1926. Tabrani Soerjowitjitro, salah satu tokoh penting dari kongres pertama, peserta kongres pertama sudah bersepakat menjadikan bahasa melayu sebagai bahasa persatuan. Akan tetapi, pada saat itu, Tabrani mengaku tidak setuju dengan gagsan Yamin tentang penggunaan bahasa melayu. Menurut Tabrani, kalau nusa itu bernama Indonesia, bangsa itu bernama Indonesia,

MASYARAKAT SEBAGAI PEMBENTUK KEBUDAYAAN


RIA GUSTINA/PIS/14B

Didalam antropologi pendidikan lebih konsetrasi kepada metode pendidikan kebudayaan. Pada dasarnya gejala kebudayaan dapat diklasifikasikan sebagai kegiatan/aktivitas, gagasan/ide dan artefak yang diperoleh, dipelajari dan dialami. Kebudayaan dapat diklasifikasikan atas terknologi sebagai alat-alat yang digunakan, organisasi sosial sebagai kegiatan institusi kebudayaan dan ideologi yang menjadi pengetahuan atas kebudayaan tersebut. Menurut R. Linton, kebudayaan dapat diklasifikasikan atas:
1) Universals: pemikiran-pemikiran, perbuatan, perasaan dan artefak yang dikenal bagi semua orang dewasa dalam suatu masyarakat.
2) Specialisties: gejala yang dihayati hanya oleh anggota kelompok sosial tertentu.
3) Alternatives: gejala yang dihayati oleh sejumlah individu tertentu seperti golongan profesi.
Kebudayaan merupakan gabungan dari keseluruhan kesatuan yang ada dan tersusun secara unik sehingga dapat dipahami dan mengingat masyarakat pembentuknya. Setiap kebudayaan memiliki konfigurasi yang cocok dengan sikap-sikap dan kepercayaan dasar dari masyarakat, sehingga pada akhirnya membentuk sistem yang interdependen, dimana koherensinya lebih dapat

SEJARAH TERBENTUKNYA BUDI UTOMO


RIA GUSTINA/SI V/14B

·                     BIOGRAFI PENDIRI
Dokter Sutomo yang bernama asli Subroto ini lahir di desa Ngepeh, Jawa Timur, 30 Juli 1888. Ketika belajar di STOVIA (Sekolah Dokter), ia bersama rekan-rekannya, atas saran dr. Wahidin Sudirohusodo mendirikan Budi Utomo (BU), organisasi modem pertama di Indonesia, pada tanggal 20 Mei 1908, yang kemudian diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Kelahiran Budi Utomo sebagai Perhimpunan nasional Indonesia, dipelopori oleh para pemuda pelajar STOVIA (School tot Opleiding voor Indische Artsen) yaitu Sutomo, Gunawan, Suraji dibantu oleh Suwardi Surjaningrat, Saleh, Gumbreg, dan lain-lain. sutomo sendiri diangkat menjadi ketuanya. Kemudian kongres peresmian dan pengesahan anggaran dasar Budi Utomo diadakan di Yogyakarta 5 Okt 1908. Sutomo setelah lulus dari STOVIA tahun 1911, bertugas sebagai dokter, mula-mula di Semarang, lalu pindah ke Tuban, pindah lagi ke Lubuk Pakam (Sumatera Timur) dan akhirnya ke Malang. Saat bertugas di Malang, ia membasmi wabah pes yang melanda daerah Magetan.

Hukum Yang Berlaku di Indonesia


Yara Tifany/PIS/14B

Hukum sedikit banyak selalu merupakan alat politik, dan bahwa tempat hukum dalam negara, tergangtung pada keseimbangan politik, defenisi kekuasaan, evolusi idiologi politik, ekonomi, sosial, dan seterusnya (Daniel S. Lev, 1990 : xii).Walaupun kemudian proses hukum yang dimaksud tersebut di atas tidak diidentikan dengan maksud pembentukan hukum, namun dalam prateknya seringkali proses dan dinamika pembentukan hukum mengalami hal yang sama, yakni konsepsi dan struktur kekuasaan politiklah yang berlaku di tengah masyarakat yang sangat menentukan terbentuknya suatu produk hukum. Maka untuk memahami hubungan antara politik dan hukum di negara mana pun, perlu dipelajari latar belakang kebudayaan, ekonomi, kekuatan politik di dalam masyarakat, keadaan lembaga negara, dan struktur sosialnya, selain institusi hukumnya sendiri.Pengertian hukum yang memadai seharusnya tidak hanya memandang hukum itu sebagai suatu perangkat kaidah dan azas-azas yang   mengatur kehidupan manusia dalam masyarakat,tetapi harus pula mencakup lembaga(institutions) dan proses (process) yang diperlukan untuk mewujudkan hukum dalam kenyataan Dari kenyataan ini disadari, adanya suatu ruang yang absah bagi masuknya suatu proses politik melalui wadah institusi politik untuk terbentuknya suatu produk hukum.

Perkembangan Pers Di Indonesia pada Zaman Penjajahan Belanda dan Jepang


FADILLAH RACHMAN/SI-IV/14A
Berbicara perihal dunia pers di Indonesia, tentunya tidak bisa dipisahkan dari hadirnya bangsa Barat di tanah air kita. Memang tidak bisa dimungkiri, bahwa orang Eropa lah, khususnya bangsa Belanda, yang telah "berjasa" memelopori hadirnya dunia pers serta persuratkabaran di Indonesia. Masalahnya sebelum kehadiran mereka, tidak diberitakan adanya media masa yang dibuat oleh bangsa pribumi. Tentang awal mula dimulainya dunia persurat kabaran di tanah air kita ini, Dr. De Haan dalam bukunya, "Oud Batavia" (G. Kolf Batavia 1923), mengungkap secara sekilas bahwa sejak abad 17 di Batavia sudah terbit sejumlah berkala dan surat kabar. Dikatakannya, bahwa pada tahun 1676 di Batavia telah terbit sebuah berkala bernama Kort Bericht Eropa (berita singkat dari Eropa). Berkala yang memuat berbagai berita dari Polandia, Prancis, Jerman, Belanda, Spanyol, Inggris, dan Denmark ini, dicetak di Batavia oleh Abraham Van den Eede tahun 1676. Setelah itu terbit pula Bataviase Nouvelles pada bulan Oktober 1744, Vendu Nieuws pada tanggal 23 Mei 1780, sedangkan Bataviasche Koloniale Courant tercatat sebagai surat kabar pertama yang terbit di Batavia tahun 1810.

ADAT PERNIKAHAN DI KAMPAR


Nazmi Eliyarti / PBM

     Suku kampar merupakan salah satu suku yang ada di kabupaten kampar, propinsi Riau, suku ini juga dikenal dengan sebutan suku Ocu, padahal sebutan ocu bukanlah nama suku tapi sebuah sebutan yang digunakan orang kampar. Suku kampar terdiri dari beberapa suku kecil, yaitu suku piliang, suku domo, suku pitopang, suku kampai, dan suku mandiliong. Penduduk Kampar kerap menyebut diri mereka sebagai Uwang Kampar, tersebar di sebagian besar wilayah Kampar. Secara sejarah, etnis, adat istiadat, dan budaya mereka sangat dekat dengan masyarakat Minangkabau. khususnya dengan kawasan Luhak Limopuluah. Masyarakat Kampar menggunakan bahasa kampar dalam kesehariannya. Bahasa kampar dikategorikan sebagai bagian dari rumpun bahasa melayu. Akan tetapi umur bahasa Kampar diperkirakan lebih tua dibandingkan dengan bahasa Melayu dataran.
Panggilan Suku Kampar
     Dalam adat Kampar, anak pertama oleh saudara-saudaranya dipanggil dengan sebutan Uwo (berasal dari kata Tuo, Tua, yang paling tua). Anak kedua dipanggil oleh adik-adiknya dengan kata Ongah, yang berasal dari kata Tengah, artinya anak yang paling tengah, atau anak ke dua. Sedangkan anak yang ke tiga dipanggil oleh adik-adiknya dengan nama Udo, atau anak yang paling Mudo atau yang paling Muda. Untuk anak yang ke empat baik laki-laki maupun perempuan, juga dipanggil dengan Ocu, yang kemungkinan besar juga berasal dari kata Ongsu, yang dalam bahasa Indonesianya berarti Bungsu atau anak yang bungsu (terakhir). Anak ke lima dan seterusnya juga berhak untuk disapa dengan Ocu.

PENDIDIKAN DI NEGARA AFRIKA SELATAN


NURYANA/SP/B

PENDAHULUAN
Republik Afrika Selatan atau Uni Afrika Selatan adalah sebuah negara di Afrika bagian selatan. Afrika Selatan bertetangga dengan Namibia, Botswana dan Zimbabwe di utara, Mozambik dan Swaziland di timur laut. Keseluruhan negara Lesotho terletak di pedalaman Afrika Selatan.
Kata Afrika berasal dari bahasa Latin, Africa terra - "tanah Afri" (bentuk jamak dari "Afer") - untuk menunjukkan bagian utara benua tersebut, saat ini merupakan bagian dari Tunisia, tempat kedudukan provinsi Romawi untuk Afrika. Asal kata Afer mungkin dari bahasa Fenisia, 'afar berarti debu; atau dari suku Afridi, yang mendiami bagian utara benua dekat Kartago; atau dari bahasa Yunani aphrike berarti tanpa dingin; atau dari bahasa Latin aprica berarti cerah.
Afrika­ Selatan terletak di 29 00' S. 24 00' T. Luas kawasannya  adalah 1.219.912 km, dahulu negara ini terkenal dengan sebutan Tanjung Harapan pertama kali ditemukan oleh pengembara Portugis yang bernama Vasco Da Gama yang kemudian menjadi koloni Belanda sejak tahun 1652. Pada tahun 1961 setelah Pemilu khusus kaum kulit putih, Afrika Selatan dideklarasikan sebagai sebuah Republik yang merdeka dari Inggris.

Integrasi Organisasi Masyarakat Muhammadiyah Masa Kolonialisme Hindia Belanda


irkfa zuhayriah tanjung / 14a / si4 

Awal Berdirinya
            Muhammadiyah didirikan di kampung kauman yogyakarta, pada tanggal 8 dzulhijjah 1330 h atau bertepatan dengan 18 nopember 1912 oleh seorang yang bernama muhammad darwis, kemudian dikenal dengan kh ahmad dahlan beliau adalah pegawai kesultanan kraton yogyakarta sebagai seorang khatib dan sebagai pedagang. melihat keadaan ummat islam pada waktu itu dalam keadaan jumud, beku dan penuh dengan amalan-amalan yang bersifat mistik, beliau tergerak hatinya untuk mengajak mereka kembali kepada ajaran islam yang sebenarnya berdasarkan qur`an dan hadist. oleh karena itu beliau memberikan pengertian keagamaan dirumahnya ditengah kesibukannya sebagai khatib dan para pedagang. mula-mula ajaran ini ditolak, namun berkat ketekunan dan kesabarannya, akhirnya mendapat sambutan dari keluarga dan teman dekatnya. profesinya sebagai pedagang sangat mendukung ajakan beliau, sehingga dalam waktu singkat ajakannya menyebar ke luar kampung kauman bahkan sampai ke luar daerah dan ke luar pulau jawa. untuk mengorganisir kegiatan tersebut maka didirikan persyarikatan muhammadiyah. dan kini muhammadiyah telah ada diseluruh pelosok tanah air. disamping memberikan pelajaran/ pengetahuannya kepada laki-laki, beliau

PEKANBARU KOTA BERTUAH


Jeihan Adib Alperez / PBM

Pekanbaru merupakan salah satu kota di Indonesia yang terkenal dengan kermah tamahan khas melayu yang merupakan suku asli masyarakat Pekanbaru. Sebelum tahun 1960, Pekanbaru hanyalah kota dengan luas 16 km2 yang kemudian bertambah menjadi 62.96 km2 dengan 2 kecamatan yaitu Kecamatan Senapelan dan Kecamatan Limapuluh. Selanjutnya pada tahun 1965 bertambah menjadi 6 kecamatan dan tahun 1987 menjadi 8 kecamatan dengan luas wilayah 446.50 km2.
Dengan meningkatnya kegiatan pembangunan menyebabkan meningkatnya kegiatan penduduk disegala bidang yang pada akhirnya meningkatkan pula tuntutan dan kebutuhan masyarakat terhadap penyediaan fasilitas dan utilitas perkotaan serta kebutuhan Lainnya.
Untuk lebih terciptanya tertib pemerintahan dan pembinaan wilayah yang cukup luas, maka dibentuklah Kecamatan Baru dengan Perda Kota Pekanbaru No. 4 Tahun 2003 menjadi 12 Kecamatan dan Kelurahan/Desa baru dengan Perda tahun 2003 menjadi 58 Kelurahan/Desa.
1.                  Sejarah Pekanbaru

Kenakalan Remaja Dari Pandangan Perspektif Sosiologi dan Perspektif Psikologi


Yara Tifany/PIS/14B

A.Kenakalan Remaja Dari Pandangan Sosiologi
Kenakalan remaja meliputi semua prilaku yang menyimpang dari norma-norma hokum pidana yang dialukukan oleh remaja. Prilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang sekitarnya.Kartono (ilmuan sosiologi) mengemukakan bahwa kenakalan remaja atau dalam bahasa Inggrisnya dikenal dengan isltilah Juvenule delinquency merupakan gejala potologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial.Akibatnya, mengembangkan bentuk prilaku menyimpang.Santrock mengemukakan bahwa kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai prilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal.Kenakalan remaja merupakan perbuatan anak-anak yang melanggar norma sosial, norma hokum, norma kelompok dan mengganggu ketrentaman kelompok.Hal-Hal yang mempengaruhi timbulnya kenakalan remaja :
1. Krisis identitas
Perubahan biologis dan sosiologis diri remaja memungkinkan terjadinya dua benytuk integrasi.Pertama, terbentuknya perasaan dan konsistensi dalam kehidupannya.Kedua, tercapainnya identitas peran.Kenalakan remaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua.
2. Kontrol diri yang lemah
Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku "nakal". Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan control diri untuk bertingkahlaku sesuai dengan pengetahuannya.

3. Keluarga
Percerian orang tua, tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga, atau perselisihan anntar anggota keluarga bisa memicu perilaku negataif pada remaja.Pendidikan yang salah di keluargapun, seperti terlalu memanjakan anak, tidak memberikan pendidikan agama atau penolakan terhadap eksistensi anak, bisa menjadi penyebab kenakalan remaja.
4. Teman sebaya yang kurang baik
Pengaruh teman sering diumpamakan sebagai segumpal daging busuk, apabila dibungkus dengan segunpal daun, maka daun itupan akan berbau busuk, sedangkan bila sebatang kayu cendana di bungkus dengan selembar kertas, kertas itupun akan wangi baunya. Perumpamaan ini merupakan sedemikian besarnya pengaruh pergaulan dalam membentuk watak dan kepribadian seseorang ketika remaja berhati-hati dan bijaksana dalam memberikan kesempatan anaknya bergaul.Jangan biarkan anak bergaul dengan kawan-kawan yang tidak benar. Memiliki teman bergaul yang tidak sesuai, anak dikemudian hari akan banyak masalah bagi dirinya sendiri dan orang tuanya.
5. Pendidikan
Memberikan pendidikan yang sesuai dengan anak adalah merupakan salah satu tugas orang tua kepada anak, maka pilihkan lah sekolah yang bermutu. Namun, masih sering terjadi dalam masyarakat, orang tua memaksanakan kehendaknya, agar di masa depan anaknya memilih fropesi tertentu yang sesuai dengan keinginan orang tua. Pemaksaan ini justru kan berakhir dengan kekecewaan, sebab, meski memang sebagian anak yang berhasil mengikuti kehendak orang tua tersebut, tetapi tidak sedikit pula yang kurang berhasil dan kemudain kecewa, frustasi dan akhirnya tidak ingin bersekolah sama sekali. Mereka mudah pergi bersama kawan-kawannya, bersenang-senang tanpa mengenal waktu bahkan mungkin kemudian menjadi salah satu pengguna obat-obat terlarang.
6. Penggunaan waktu luang
Kegiatan di masa remaja sering hanya berkisar pada kegiatan sekolah dan seputar usaha menyelesaikan urusan di rumah, selain itu mereka bebas, tidak ada kegiatan. Apabila waktu luang tanpa kegiatan ini terlalu banyak pada sisi remaja akan timbul gagasan untuk mengisi waktu luangnya dengan berbagai bentuk kegiatan. Apabila bentuk kegiatan itu positif, hal ini tidak akan menimbulkan masalah. Namun, jika ia melakukan kegiatan yang negative maka lingkungan akan tergangu. Seringkali perbuatan negative ini hanya terdorong rasa iseng saja.Tindakan iseng ini selain untuk mengisi waktu juga tidak jarang dipergunakan para remaja untuk menarik perhatian lingkungannya, perhatian yang diharapkan dapat berasal dari orang tuanya maupun teman seperjuangannya.Celakanya, kawan sebaya sering menganggap iseng berbahaya adalah salah satu bentuk pamer sifat jagoan yang sangat membanggakan.Misalnya, ngebut tanpa lampu malam hari, mencuri, merusak, minum-minuman keras, obat bius, dan sebaginya.
B.Kenakalan Remaja Dari Pandangan Psikologi
Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. Pada usia tersebut, seseorang sudah melampaui masa kanak-kanak, namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Ia berada pada masa transisi.Kenakalan remaja sering disebut juga dengan Juvenile Delinquency ialah perilaku jahat (dursila) atau kejahatan anak-anak muda.Anak-anak muda yang jahat itu disebut juga sebagai anak cacat secara sosial.Juvenile berasal dari bahasa Latin "Juvenilus", artinya anak-anak, anak muda, ciri karakteristik pada masa remaja dan Delinquent berasal dari kata Latin "Delinquere" yang berarti terabaikan, mengabaikan, yang kemudian diperluas lagi maknanya menjadi jahat.
Definisi kenakalan remaja menurut para ahli adalah sebagai berikut.
1. Kartono, ilmuwan sosiologi
Kenakalan Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial.Akibatnya, mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang".
2. Santrock
Kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal."Mengenal siapa remaja dan apa problema yang dihadapinya adalah suatu keharusan bagi orang tua. Dengan bekal pengetahuan ini orang tua dapat membimbing anaknya menataki­ masa-masa krisis tersebut dengan mulus.Hal ini sangat dirasakan oleh semua karena di bahu remaja masa kini terletak tanggung jawab moral sebagai generasi penerus, menggantikan generasi yang ada saat ini.Mereka inilah yang kelak berperan menjadi sumber daya manusia yang tangguh dan berkualitas, menjadi aset nasional dan tumpuan harapan bangsa dalam kompetisi global, yang tentunya kian hiruk pikuk di abad ke XXI.
C.Bentuk Bentuk Kenalakan Remaja
Singgih D. Gumarso (1988 : 19), mengatakan dari segi hukum kenakalan remaja digolongkan dalam dua kelompok yang berkaitan dengan norma-norma hukum yaitu :
1. Kenakalan yang bersifat amoral dan sosial serta tidak diantar dalam undang-undang sehingga tidak dapat atau sulit digolongkan sebagai pelanggaran hokum.
2. Kenakalan yang bersifat melanggar hukum dengan penyelesaian sesuai dengan undang-undang dan hukum yang berlaku sama dengan perbuatan melanggar hukum bila dilakukan orang dewasa.
Menurut bentuknya, Sunarwiyati S (1985) membagi kenakalan remaja kedalam tiga tingkatan:
1. Kenakalan biasa, seperti suka berkelahi, suka keluyuran, membolos sekolah, pergi dari rumah tanpa pamit .
2. Kenakalan yang menjurus pada pelanggaran dan kejahatan seperti mengendarai mobil tanpa SIM, mengambil barang orang tua tanpa izin.
3. Kenakalan khusus seperti penyalahgunaan narkotika, hubungan seks diluar nikah, pemerkosaan dll. Kategori di atas yang dijadikan ukuran kenakalan remaja dalam penelitian.
D.Penyebab Terjadinya Kenakalan Remaja
Perilaku kenakalan remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal).
a. Reaksi Frustasi Diri
Dengan semakin pesatnya usaha pembangunan, modernisasi yang berakibat pada banyaknya anak remaja yang tidak mampu menyesuaikan diri terhadap berbagai perubahan sosial itu.Mereka lalu mengalami banyak kejutan, frustasi, ketegangan batin dan bahkan sampai kepada gangguan jiwa.
b. Gangguan Pengamatan dan Tanggapan Pada Anak Remaja
Adanya gangguan pengamatan dan tanggapan di atas sangat mengganggu daya adaptasi dan perkembangan pribadi anak yang sehat.Gangguan pengamatan dan tanggapan itu,antara lain: halusinasi, ilusi dan gambaran semua. Tanggapan anak tidak merupakan pencerminan realitas lingkungan yang nyata, tetapi berupa pengolahan batin yang keliru, sehingga timbul interpretasi dan pengertian yang salah.Sebabnya ialah semua itu diwarnai harapan yang terlalu muluk, dan kecemasan yang berlebihan.
c. Gangguan Berfikir dan Intelegensi Pada Diri Remaja
Berfikir mutlak perlu bagi kemampuan orientasi yang sehat dan adaptasi yang wajar terhadap tuntutan lingkungan.Berpikir juga penting bagi upaya pemecahan kesulitan dan permasalahan hidup sehari-hari.Jika anak remaja tidak mampu mengoreksi pekiran-pekirannya yang salah dan tidak sesuai dengan realita yang ada, maka pikirannya terganggu.
d. Gangguan Perasaan Pada Anak Remaja
Perasaan memberikan nilai pada situasi kehidupan dan menentukan sekali besar kecilnya kebahagiaan serta rasa kepuasan.Perasaan bergandengan dengan pemuasan terhadap harapan, keinginan dan kebutuhan manusia.Jika semua tadi terpuaskan, orang merasa senang dan bahagia.

DAFTAR PUSTAKA

-          Drs. Kuswanto, M.M. Bambang Siswanto, S.H.2003. SosiologI,Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.
-          Soerjono, Soekanto. 1988. Sosiologi Penyimpangan. Rajawali, Jakarta
-          Eitzen, Stanlen D. 1986.Social Problems. Allyn and Bacon inc, Boston, Sydney, Toronto.
-          Willis, S. 1994. Problema Remaja dan Pemecahannya. Penerbit Angkasa, Bandung