Kamis, 09 Juni 2016

SISTEM PENDIDIKAN DI KANADA


NUGRAH MAULIDA/SP/15B


A.    Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Tinggi
                 Ada tiga tingakat pendidikan di Kanada yaitu sekolah dasar, menengah dan pendidikan Tinggi. Bersekolah adalah wajib di Kanada selama 10 tahun dan ini berlaku pada semua provinsi. Anak-anak mulai masuk sekolah pada umur 6atau 7 tahun dan harus mengikuti pendidikan minimal sampai umur 15 atau 16 tahun, tetapi gabungan sekolah dasar dan menengah mengharuskan pendidikan berlangsung 12 walaupun terdapat juga perbedaan antar provinsi. Batasan pengertian antara sekolah "dasar" (elementary) dan sekolah "menengah" (secondary) juga bervarisi antar provinsi. Di kebanyakan provinsi , sekolah dasar diartikan sebagai pendidikan 6 tahun pertama, kelas 1 sampai kelas 6 tahun atau "grade" dan mungkin pula terbagi lagi dalam sekolah menengah pertama (junior), SLTP, dan sekolah menengah tingkat atas (senior), SLTA. Quebec memiliki program yang unik, yaiitu 5 tahun pada tingkat sekolah menengah (Grades 7 sampai 11), diikuti 2 atau 3 tahun pada"college d'enseigmennt general et professional (CEGEP)" [1]

1.      Pendidikan Prasekolah
                 Pendidikan Prasekolah biasanya dinamakan "Taman Kanak-Kanak" diadakan hampir disemua provinsi dan diselenggarakan pada sekolah-sekolah dasar negeri bagi anak-anak usia 5 Tahun. Alberta melaksanakan pprrogram sekolah yang unik dengan dukungan pemerintah yang dinamakan " Early Chilhood Services" (Sekolah bagi anak-anak kecil) yang melayani anak-anak umur 3,5 tahun. Kurikulumnya mengintegrasikan aspek pendidikan, kesehatan, sosial dan rekreasi.
2.      Pendidikan Khusus
                 Semenjak tahun 1970an sudah ada kecenderungan unntuk mengintegrasikan "murid-murid dengan kebutuhan khusus" (Spesial Needs Students) kedalam kelas-kelas regular. Ini memerlukan penyesuian yang cukup berat dalam hal kurikulum dan pendidikan gurunya karena begitu banyaknya variasi kelompok murid yang termasuk dalam katagori ini. Yang termasuk didalamnya adalah kelommpok anak yang cacat secara fisik dan yang punya hambatan belajar, disamping anak-anak yang mempunyai kebutuhan akademik yang istimewa (gifted) yang biasanya diarahkan kedalam program-program percepatan atau pengayaan.
3.      Pendidikan Vokasional, Teknik, dan Bisnis
                 Persiapan keterampilan dan kejuruan atau vokasional semakin memegang peranan penting pada sekolah menengah tingkat atas dalam tahun 1980-an, walaupun system sebelumnya untuk mengarahkan siswa pada program-program vokasional pada anak usia 14 tahun tidak dihilangkan. Tujuannya ialah untuk memberikan kepada generasi muda keterampilan yang lebih umum sifatnya, bias ditranfer atau dialihkan, sehingga dengan demikian mereka lebih mungkin berfungsi dalam masyarakat dan pasar kerja yang menuntut fleksibilitas dalam menghadapi perubahan teknologi yang sangat cepat.
4.      Pendidikan Orang Dewasa dan Pendidikan Nonformal
                 Meneruskan pendidikan setelah terputus di tengah jalan, merupakan elemen penting di Kanada, dan lebih dari 3 juta penduduk Kanada terdaftar pada program-program pendidikan orang dewasa setiap tahun. Kuliah diberikan oleh berbagai institusi termasuk oleh dewan-dewan pendidikan, kantor depertemen pendidikan propinsi, universitas, dan akademi-akademi. Program-program serupa juga diponsori dan diselengarakan oleh organisasi-organisasi nirlaba (nonprofit), organisasi professional, kantor-kantor pemerintah, lembaga bisnis dan industri.

B.     Manajemen Pendidikan
            Ditinjau Dari Aspek Struktur, System Pendidikan Kanada Berkembang Kearah Lebih Desentralisasi. Setiap propinsi mempunyai departement pendidikan yang dikepalai oleh seorang menteri dan merupakan salah seorang anggota kabinet yang dipilih. Dan dalam hal dua teori: Yukon dan Northwest, dipimpin oleh seorang anggota "council" yang dinamakan councillor. Pada beberapa propinsi, pendidikan tinggi merupakan kementrian sendiri. Sementara menteri di Propinsi bertanggung jawab atas keseluruhan kebijakan dan manajemen sistem, tugas operasional sehari-hari dijalankan oleh seorang deputi menteri beserta staffnya yang mempunyai pegawai sendiri. Fungsi kementerian mencakup supervisi dan inspeksi terhadap sekolah-sekolah di tinggkat pendidikan dasar dan menengah. Pembuatan kurikulum dan pedoman organisasi; penerbitan materi kurikulum; keuangan; pendidikan guru; pembuatan peraturan bagi dewan pendidikan dan guru; dan penyediaan fasilitas pendukung pendidikan seperti perpustakaan, kesehatan, dan transportasi. [2]

C.    Pendanaan Pendidikan
            Pada periode perluasan pendidikan tahun 1960-an, pengeluaran pendidikan meningkat 15-20%  per tahun, menyerap dana lebih dari 22% dari pengeluaran pemerintah dan mencapai 8,6% dari General Domestic Product / GDP. Dari tahun 1983-84 sampai 1993-94, pengeluaran meningkat sebesar 84%, dengan rata-rata kenaikan pertahunn 6,3%. Pendidikan dasar dan menngah menyerap 65% dari jumlah keseluruhan. Lebih dari 90% dana pendidikan berasal dari pemerintah dan selebihjya bersumber dari swata seperti uang sekolah, sumbangan, dan hasil investasi. Pada umumnya, pembiayaaan pendidikan dasar dan menngah merupakan tanggung jwab kotamadya melalui pajak yang membiayai hampir seluruh biaya pendidikan.
            Sekitar dua per tiga PDB Kanada dihasilkan dari sektor jasa, dan tiga dari empat orang warga Kanada memiliki pekerjaan yang berhubungan dengan jasa. PDB perkapita negara tersebut telah menempatkan Kanada pada 10 egara teratas dari segi daya beli masyarakat. Perekeonomian kanda dimotori oleh perdagangannya dengan Amerika Serikat, dan pasar dalam negerinya yang juga kuat. Amerika Serikat adalah mitra dagang Kanada yang terbesar, yang menggambarkan 86% ekspor negara tersebut dab 74% impornya.
            Di Kanada, Pendidikan menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi dimana pemerintah daerah/kota (district) sebagai unit administratif  dan pengambilan kebijakan. Perubahan yang terjadi disekolah-sekolah negeri Edmonton d Alberta digambarkan sebagai inisiatif model school-Site Decition Making. Model itulah yang menjadi Sorotan secara nasional ataupun internasional yang saat ini menjadi model di mana-mana.

D.    Kurikulum
            Pada setiap provinsi-provinsi terdapat dewan sekolah yang mengawasi pelayanan pendidikan dan penyelenggaraan program-program pendidikan. Pendidikan wajib bagi pendudu kanada sampai usia 16 tahun di seluruh provinsi di Kanada, kecuali untuk Ontario dan New Brunswick, di mana usia wajib sampai 18 tahun. Di beberapa provinsi ada beberapa pengecualian untuk tidak wajib meneruskan pendidikan pada umur 14 tahun yang dapat diberikan dalam keadaan tertentu [3]
            Kanada mewajibkan sekolah selama 190 hari dalam setahun, secara resmi dimulai dari bulan September (setelah Hari Buruh) sampai akhir bulan Juni. Kurikulum juga sering mengalami revisi. Kurikulumnya (pendidikan dasar dan menengah) mencakup bidang matematika, sains, bahasa dan ilmu sosial (sejarah dan geografi). Kurikulum sekarang memasukan komputer, berfikir kreatif, belajar mandiri dan pendidikan lingkungan.
Empat  inti kurikulum di Canada adalah:
a.       Pendidikan sekitar sasaran sosial, tujuan-tujuan publik, biaya-biaya, manfaat-manfaat dan etika kewarganegaraan untuk memungkinkan seseorang untuk menilai keadaan tindakan-tindakannya.
b.      kapasitas untuk menganalisa identitas diri sendiri melalui studi lingkungan, agama, filsafat, dan literatur.
c.       Beberapa praktek di dalam negosiasi dunia nyata, di dalam psikologi konsultasi dan berupa kepemimpinan di dalam lingkungan pengetahuan.
d.       perspektif global dan satu sikap dari tanggung jawab pribadi untuk hasil yang umum tentang kehidupan secara umum

E.     Sistem Ujian
            Kemajuan yang terus menerus merupakan patokan disekolah dasar. Pada tingkat sekolah dasar menengah system kredit merupakan peraturan, dan kenaikan kelas dilaknasakan berdasarkan mata pelajaran, bukan berdasarkan "Grade" atau kelas.  Pada umumnya kebijakan akses terbuka terhdapa pendidikan menengah di Kanada dapat disarikan sebagai berikut: walaupun tidak ada kenaikan kelas otomatis, kurikulum sekolah memberikan pelajaran pada berbagai tingkat sehingga dengan demikian, kemampuan anak yang berbeda dapat diakomodasi Pada kebanyakan system, ujian disiapkan dan dinilai pada tingkat local. Namun demikian, pada beberapa propinsi, seperti Britis Columbia, Alberta, dan Quebec ( juga teritori Northwest dan Yukon yang umumnya mengikuti program-program Alberta dan British Columbia) ujian akhir untuk mendapatkan diploma untuk mata pelajaran tertentu dibuat secara sentral oleh depertemen pendidikan [4]

F.     Isu-Isu dan Reformasi Pendidikan
            Standar penilaian yang mengarah ke sistem pengajaran yang terstandardisasi, dengan tidak adanya suara dan –minimal- pengetahuan baru yang diciptakan oleh siswa dan guru merupakan masalah sistem pendidikan di provinsi Kanada. Kementrian pendidikan di Alberta sedang berusaha untuk mengatasi masalah ini guna menghubungkan standardisasi globalisasi. Kekerasan tidak lagi menjadi masalah di sekolah-sekolah Kanada, memukul anak telah menjadi perbuatan Ilegal sejak 1970-an System pendidikan di Kanada mengalami reformasi besar-besaran dalam tahun-tahun 1960-an dan awal 1970-an.
Konsep-konsep seperti belajar denga strategi "Child-centered", "continuous progress", "team teaching", "discovery method", "open plan school", dan "audiovisual aids" mulai dipakai, kadang-kadang mengabaikan akibat akibat hasilnya, atau mendabaikan pendidikan guru-gurunya. Program sekolah yang terdiri dari berbagai pelajaran wajib dan buku-buku teks yang ditentukan oleh departemen pendidikan provinsi juga mengalami perubahan dan modifikasi yang cukup segnifikan dan banyak program-program baru yang diperkenalkan [5]

DAFTAR PUSTAKA
1.      Agustiar Syah Nur, Perbandingan sistem pendidikan 15 Negara, Bandung : Lubuk Agung, 2001
2.      Nurkolis, Manajemen Berbasis Sekolah, Jakarta: Grasindo, 2003
3.      Benjamin A. Kranc & Karina Roman, Tinggal dan Bekerja di Kanada, Hoe To Books, Ltd., Oxford, UK 2009



1 komentar:

  1. Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya ini HANDAYANI seorang TKW dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar IBU DARNA yg dari singapur tentan AKI SYHE MAULANA yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya saya juga mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor toto 6D dr hasil ritual/ghaib dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus dan menang RM.230.000 Ringgit ,kini saya kembali indon membeli rumah dan kereta walaupun sy Cuma pembantu rumah tanggah di selangor malaysia , sy sangat berterimakasih kepada AKI SYHE MAULANA dan tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui AKI MAULANA saya juga sudah bisa sesukses ini. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, ini adalah kisah nyata dari seorang TKW, Untuk yg punya mustika bisa juga di kerjakan narik uang karna AKI MAULANA adalah guru spiritual terkenal di indonesia. jika anda ingin seperti saya silahkan kunjungi situs/website AKI MAULANA ~>KLIK DISINI<~  yg punya rum terimakasih atas tumpangannya.

    BalasHapus