Rabu, 18 Mei 2016

PENANGGULANNGAN KENAKALAN REMAJA

FAISAL / PIS
Kenakalan remaja meliputi semua prilaku yang menyimpang dari norma-norma hokum pidana yang dialukukan oleh remaja. Prilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang sekitarnya. Kartono (ilmuan sosiologi) mengemukakan bahwa kenakalan remaja atau dalam bahasa Inggrisnya dikenal dengan isltilah Juvenule delinquency merupakan gejala potologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial.Akibatnya, mengembangkan bentuk prilaku menyimpang. Santrock mengemukakan bahwa kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai prilaku remaja yang tidak dapat diterima secara sosial hingga terjadi tindakan kriminal.
Tumbuh kembang remaja pada zaman sekarang sudah tidak bisa lagi dibanggakan. Perilaku kenakalan remaja saat ini sulit diatasi. Baru-baru ini sering kita dengar berita di televisi maupun di radio yang disebabkan oleh kenakalan remaja, diantaranya tawuran pelajar, pemerkosaan yang dilakukan oleh pelajar SMA, pemakaian narkoba, dan lain-lain. Kehidupan remaja pada masa kini sudah mulai memprihatinkan. Remaja yang seharusnya menjadi kader-kader penerus bangsa kini tidak bisa lagi menjadi jaminan untuk kemajuan bangsa dan negara. Bahkan perilaku mereka cenderung merosot. Oleh karena itu, kami sebagai remaja yang berpendidikan sadar bahwa kenakalan remaja harus segera dihilangkan.
Masa kanak-kanak, remaja, dewasa, dan kemudian menjadi orang tua merupakan suatu proses dalam hidup yang berkesinambungan dari tahap-tahap pertumbuhan yang harus dilalui oleh setiap manusia. Setiap masa pertumbuhan memiliki ciri-ciri tersendiri. Masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihan. Demikian pula dengan kehidupan ini.
Masa remaja sering menimbulkan kekhawatiran bagi para orang tua. Masa remaja sering menjadi topik pembahasan dalam kegiatan seminar. Padahal bagi si remaja, masa ini adalah masa yang paling menyenangkan dalam hidupnya. Jangan terlalu membesar-besarkan perbedaan. Orang tua para remaja hendaknya justru menjadi pemberi teladan, membangkitkan semangat, mengawasi segala perilaku si remaja.
Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia antara 13 tahun sampai 18 tahun. Seorang remaja sudah tidak lagi dapat dikatakan sebagai kanak-kanak, namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Mereka sedang mencari pola hidup yang paling sesuai baginya dan inipun sering dilakukan melalui metode coba-coba walaupun melalui banyak kesalahan Kesalahan yang dilakukan sering menimbulkan kekhawatiran serta perasaan yang tidak menyenangkan bagi lingkungan dan orang tuanya. Hal ini kerena mereka masih dalam masa mencari identitas. Kesalahan-kasalahan yang menimbulkan kekesalan lingkungan inilah yang sering disabut sebagai kenakalan remaja.
Pengertian Kenakalan Remaja
Kenakalan remaja dapat diartikan sebagai suatu tingkah laku, perbuatan atau tindakan remaja yang bersifat menyimpang dan melanggar hukum. Kenakalan remaja adalah pelampiasan masalah yang dihadapi oleh kalangan remaja yang tindakannya menyimpang.
Definisi kenakalan remaja menurut para ahli:
·         Menurut Kartono ilmuwan sosiologi, kenakalan remaja atau dalam bahasa inggris dikenal dengan istilah juvenile de linquency merupakan gejala patologis pada remaja disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial.
·         Menurut Santrock, kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat diterima secara social hingga terjadi tindakan criminal.
Faktor Penyebab Kenakalan Remaja
1.      Lingkungan keluarga
Lingkungan keluarga yang dapat menjadikan sebab timbulnya kenakalan remaja yaitu:
·         Perceraian (broken home)
·         Kurangnya perhatian dari keluarga
·         Tidak adanya komunikasi antar keluarga.
·         Perlakuan yang tidak adil terhadap anggota keluarga

2.      Lingkungan sekolah
Baru-baru ini sering terjadi perlakuan guru yang tidak adil, hukuman yang kurang menunjang tercapainya tujuan pendidikan, ancaman dan penerapan disiplin terlalu ketat, kurang harmonis hubungan siswa dengan guru, kurangnya kesibukan belajar di rumah. Proses pendidikan yang kurang menguntungkan bagi perkembangan jiwa anak sering kali memberikan pengaruh kepada siswa untuk berbuat nakal,sering disebut kenakalan remaja.
3.      Lingkungan Masyarakat
Anak remaja (siswa) sebagai anggota masyarakat selalu mendapat pengaruh dari lingkungan masyarakatnya Pengaruh tersebut adanya beberapa perubahan sosial seperti persaingan dalam ekonomi,pengangguran,media massa,dan pergaulan yang mempengaruhi kepribadian.
Gejala-gejala Pada Kenakalan Remaja
1.      Anak-anak tidak disukai oleh teman-temannya, sehingga anak tersebut menyendiri.
2.      Anak-anak yang sering menghindarkan diri dari tanggung jawab dirumah atau sekolah.
3.      Anak-anak yang sering mengeluh dalam arti bahwa mereka mengalami masalah yang dia sendiri tidak sanggup mencari permasalahannya.
4.      Anak-anak yang suka berbohong.
5.      Anak-anak yang tidak sanggup memusatkan perhatian.
6.      Anak-anak yang mengalami phobia dan gelisah dalam melewati batas yang berbeda dengan ketakutan anak-anak normal.
7.      Anak-anak yang suka menyakiti/ mengganggu teman-temanya disekolah atau dirumah.
Contoh Perilaku Kenakalan Remaja
1.      Kenakalan Remaja di Sekolah
2.      Tidak masuk sekolah tanpa keterangan.
3.      Meninggalkan sekolah pada jam pelajaran.
4.      Membawa senjata tajam ke sekolah.
5.      Kurang hormat kepada guru dan karyawan.
6.      Kurang disiplin terhadap waktu dan tidak mengindahkan peraturan.
7.      Kurang memelihara keindahan dan kebersihan lingkungan.
8.      Perkelahian antar pelajar
9.      Merokok di lingkungan sekolah.
10.  Berbuat asusila.
Kenalan Remaja di Masyarakat
1.      Ikut balapan liar antara geng.
2.      Ikut tawuran antar geng.
3.      Minum minuman keras.
4.      Mengkonsumsi obat-obatan terlarang seperti narkoba.
Kenakalan Remaja di Lingkungan Keluarga
1.      Tidak mendengarkan nasehat orang tua.
2.      Tidak mentaati perintah orang tua.
3.      Melanggar norma yang telah disepakati bersama keluarga.
Cara Mengatasi Kenakalan Remaja
1.      Kegagalan yang mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri dapat dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan.
2.      Adanya motivasi dari keluarga, guru, teman untuk melakukan point pertama.
3.      Kemauan orang tua untuk membenahi kondisi keluarga, sehingga tercipta keluarga yang harmonis, komunikatif, dan nyaman bagi remaja.
4.      Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orang tua memberi arahan dengan siapa dan dikomunitas mana remaja harus bergaul.
5.      Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan.
6.      Guru yang mempunyai sifat adil terhadap siswa.
7.      Perlunya pembelajaran agama yang dilakukan sejak dini.
8.      Perlunya kasih sayang dan perhatian dari orang tua dalam hal apapun.
9.      Adanya pengawasan dari orang tua yang tidak mengekang.
10.  Pengawasan yang perlu dan intensif terhadap media komunikasi.
Kenakalan remaja adalah suatu proses yang menunjukkan penyimpangan tingkah laku atau pelanggaran terhadap norma-norma yang ada. Kenakalan remaja disebabkan oleh beberapa faktor baik faktor internal maupun eksternal yang secara potensial dapat membentuk perilaku seorang anak.
Mengatasi kenakalan remaja berarti menata kembali emosi remaja yang tercabik-cabik itu. Emosi dan perasaan mereka rusak karena  merasa ditolak oleh keluarga, orang tua, teman-teman, maupun lingkungannya sejak kecil, dan gagalnya proses perkembangan jiwa remaja tersebut.
 DAFTAR PUSTAKA
-          Drs. Kuswanto, M.M. Bambang Siswanto, S.H.2003. SOSIOLOGI,Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.
-          H4b13'S Weblog.HAL-HAL YANG MEMPENGARUHI KENAKALAN REMAJA( Diakses tanggal 27 oktober 2012)
-          Soerjono, Soekanto. 1988. Sosiologi Penyimpangan. Rajawali, Jakarta
-          Eitzen, Stanlen D. 1986.Social Problems. Allyn and Bacon inc, Boston, Sydney, Toronto.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar