Senin, 14 Desember 2015

SEJARAH REPUBLIK KIRIBATI


IRKFA ZUHAYRIAH TANJUNG / 014 A/ SAO

Kiribati adalah negara kepulauan yang terletak di Samudra Pasifik tengah. Meskipun berpenduduk sedikit dan ukurannya relatif kecil, pulau-pulau itu tersebar di hamparan luas Pasifik berukuran sekitar 5.000.000 kilometer persegi. Kiribati dulunya merupakan koloni Inggris, pertama sebagai bagian dari Kepulauan Gilbert dan Ellice, kemudian bagian dari Kepulauan Gilbert, dan akhirnya memperoleh kemerdekaannya pada tahun 1979.
Sejarah Kiribati
Kiribati diduga dihuni pertama kali oleh orang-orang dari pulau-pulau Pasifik lainnya. Orang-orang Eropa pertama yang melihat pulau-pulau ini adalah penjelajah Spanyol di tahun 1500-an dan 1600-an. Inggris menemukan kembali pulau-pulau itu pada tahun 1700-an. Pulau-pulau dari kelompok Gilbert diberi nama sesuai nama kapten laut Inggris, Thomas Gilbert.
Pemukim non-pribumi pertama adalah para pelaut dari kapal penangkapan ikan paus Amerika dan Inggris, yang tiba di daerah tersebut pada pertengahan 1800-an. Mereka diikuti oleh misionaris yang menyebarkan agama Kristen. Perdagangan minyak kelapa dan kopra segera berkembang.
Pada tahun 1877, Kantor Komisaris Tinggi Inggris untuk Pasifik Barat dibentuk untuk mengelola pulau-pulau itu. Inggris secara resmi menganeksasi berbagai pulau di wilayah ini selama bertahun-tahun. Koloni Kepulauan Gilbert dan Ellice dibentuk pada tahun 1916. Beberapa pulau diduduki oleh Jepang selama Perang Dunia II. Tarawa merupakan tempat pertempuran utama dalam perang itu.
Selama tahun 1970-an penduduk pulau diberi kuasa atas urusan mereka sendiri. Kepulauan Ellice terpisah pada tahun 1974 dan diberi nama Tuvalu, yang merdeka pada tahun 1978. Kepulauan Gilbert merdeka sebagai Republik Kiribati pada tahun 1979. Pada tahun 1983, pemerintah Kiribati membeli tanah di pulau Washington (Teraina) dan Fanning (Tabuaeran) di Kepulauan Line Utara. Tanah itu sebelumnya dimiliki oleh sebuah perusahaan kopra swasta.
Kiribati dihuni sebuah kelompok etnis Mikronesia yang bertuturkan suatu jenis bahasa Oseanik yang sama selama 2.000 yang lalu  mengadakan hubungan dengan orang-orang Eropa. Pulau-pulau tersebut dinamakan Kepulauan Gilbert pada tahun 1820 oleh seorang admiral Estonia, Adam von Krusenstern, dan kapten berkebangsaan Perancis,Louis Duperrey; berasal dari nama Thomas Gilbert, yang menyeberangi kepulauan ini pada tahun 1788. Pada tahun 1892, Kepulauan Gilbert menjadi sebuah protektorat Britania Raya bersama dengan Kepulauan Ellice yang berdekatan.
Keduanya kemudian menjadi koloni pada tahun 1916 dan akhirnya menjadi daerah otonomi pada tahun 1971. Pada tahun 1943, Pertempuran Tarawa berlangsung di ibu kota Kiribati di pulau Tarawa.Pada tahun 1978, Kepulauan Ellice menjadi negara merdeka bernama Tuvalu, dan Kiribati pun ikut merdeka pada 12 Juli 1979. Setelah kemerdekaan Kiribati, Amerika Serikatmenarik segala klaim terhadap Pulau Phoenix dan semua pulau-pulau di Kepulauan Line(kecuali tiga pulau) yang kemudian menjadi wilayah Kiribati.
Sejarah memberitahukan kita bahwa penduduk pertama Kiribati datang dari barat (Indonesia), khususnya dari 4 pulau dari kepulawan Maluku-Halmahera(kiroro),Baru (bouru),Seram(Neineaba) dan Waigo(Makaiao),tanah raksasa.Nama-nama tersebut merupakan nama tradisional Kribati dari masyarakat Islands.
Migrasi ini lebih dari 2.000 tahun yang lalu,dan wisatawan tersebar diseluruh pasifik.Mereka menetap hampir setiap titik pulau termasuk Hawai,pulau paskah dan selandia baru.Mereka adalah navigator luar biasa mereka juga memiliki sihir yang kuat meraka juga mampu meramal masa depan dan memiliki ramuan yang mampu menyembuhkan penyakit dan luka.kekuatan ini memungkinkan mereka untuk berubah menjadi roh dan kembali lagi menjadi manusia sesuai yang mereka ingin kan.mereka juga mampu memproyeksi diri jarak jauh.
Sekitar abad ke-12 masehi ada banyak perjalanan antara Kiribati dan Samoa (Savaii) dan pulau-pulau lainnya.perjalan ini dilakukan untuk berperang dan untuk migrasi.yang menonjol dari wisatawan ini adalah Tabakea yang memiliki putri yang cantik bernama Nei Kimoauea dan Rairaueana te I matang.mereka pun berpergian ke Kiribati dan Samoa dan menetap disana.Mereka merupakan nenek moyang dari klan tertinggi yang menjadi raja dari Tawara ,Abemama,Abaiang dan Butaritari di Karibati utara.Luluhur yang menonjol lainnya adalah Teobaie te Buraerae(Man Burung)yang berasal dari tanah dilangit dan menikahi Nei Katura di pulau Onoana(Liunaniun pulau di Solomon) mereka mempunyai seorang putri bernama Nei Kirirere yang menikah dengan Beia te Kamaraia,seorang pangeran dari pulau Tarawa  yang merupakan anak pertama dari Nei Kimoauea dan Kirata  Tarawa.
Mereka memiliki seorang putri bernama Nei Rakentai yang menikah dengan Teimauri yang merupakan anak dari Rairaueana te I matang dan Nei Tabuariki dan mereka memiliki tiga putra dan satu putri .Anak mereka Natanga menjadi raja pertama  Butaritari .setelah Nataga maka anaknya lah yang  bernama Kakiaba menggantikannya menjadi raja ,kemudian putra dari Kakiaba pula lah yang menjadi raja yang bernama Teitibonuea.
            Teauoki menjadi raja setelah ayahnya Teitibonura,tetapi setelah melawan sepupunya Kautuntebuka yang mencoba untuk mengambil alih kerajaan setelah Teitibonuea meninggal.Teauoki berjuang dalam dua pertempuran besar melawan sepupunya.Selama pertumpuran pertama ai terkena tombak yang dilempar oleh Kautuntebuka yang sambil berkata Otea Kaim yang berarti"mematakan tombak ku" dan Teauoki mengalami luka serius dibagian dada.Namun Teauoki tidak bisa dibunuh dia hanya bisa mati jika ibu jari kaki nya dipotong atau ditusuk.Kemudian dia mengintruksi kan istri dan anak buah nya untuk membawa dia ketempat lulur nya karena hanya disitulah lukanya bisa disembuhkan yang terletak di  Kabubuarengana.
            Teauoki berlayar dari pulau Butaritari bersama istri,anak-anaknya,peramal penyihir dan lainya.mereka didampingi oleh kano besar lainya dengan didampingi banyak prajurit.setelah lukanya benar-benar sembuh ia kembali mengintruksikan kapten (te kaburoro) dan semua kano untuk kembali ke Butaritari untuk melanjutkan kepulau kecil Bikati yang tidak terlihat dari Butaritari laguna.dan Teauoki siap untuk membalas dendam kemudian dia membuat senjata membangun pasukannya dan diam-diam menghubungi pendukungnnya dipulau utama.dan ia mengkilim dirinya menjadi raja yang sah Butaritari .kemudia semua keturuna nya menjadi pengusa pulau tersebut sampai penghapusan monarki pada 1960-an.
            Orang pertama melihat pulau itu adalah Thomas Gilbert seorang kapten Inggris yang melewati bagian pasifik pada tahun 1788 dalam perjalanan pulang dari New soult Wales.Pemukiman Inggris pertama sekitar akhir 1830-an.The Gilbert Island bersama dengan Ellece menjadi protektorat Inggris di tahun 1892.Mereka kemudian menjadi koloni inggris pada tahun 1916.Kemudian sejak perang Dunia II banyak pulau Gilbert diduduki oleh jepang .jepang kewalahan menghadapi Marinir AS pada tahun 1943 beberapa pulau Kiribati terutama di kepulauan Line terpencil yang digunakan AS dan Inggris untuk pengujian senjata nuklir pada 1950-an dan awal 1960-an.Ellice meninggalkan serikat dan menjadi Negara merdeka dari Tuvalu pada tahun 1978.Gilbert bergabung dengan Banaba kepulauan Line dan Kepulauan Phoenix menjadi Republik Kiribati pada bulan juli 1979.
Pertempuran Tarawa Ibukota Kiribati
Pertempuran untuk Tarawa adalah peristiwa penting di Teater Pasifik pada akhir 1943. Gilbert Islands adalah pos-pos paling timur selatan dari Kekaisaran Jepang, dan Betio Pulau Tarawa Atoll telah berubah menjadi dasar yang paling dijaga ketat, halaman-untuk -yard, apapun di Pasifik. Ketika Divisi Marinir ke-2 menuju pantai invasi pada 20 November 1943, ramalan berlari dari cakewalk ke perangkap kematian. Pertempuran berlangsung sengit, "kebiadaban maksimal," dan Marinir menderita korban berat, dengan lebih dari 1.000 mati. 4.800 pembela Jepang, bagaimanapun, hampir musnah. Hanya 17 Jepang tetap hidup pada 23 November ketika pertempuran berakhir.
        Ada banyak rekening pertempuran. Ini adalah kisah Tarawa dan Betio sebelum dan sesudah serangan itu, termasuk kehidupan di sana melalui sisa tahun-tahun perang. Tarawa menjabat sebagai dasar pementasan untuk serangan berikutnya dari Central Pacific Drive menuju Jepang, serangan di Kepulauan Marshall. Banyak yang dipelajari dari Tarawa, dan pelajaran yang dilaksanakan selama kampanye berikutnya. Kehidupan di Tarawa selamanya berubah.
        Tarawa - Aftermath mengandung banyak account pribadi kehidupan di atol, dari Marinir dari Batalion 2, 6 Marinir, yang menyapu sisa Tarawa, untuk Seabees yang berubah Betio menjadi pangkalan AS. Setiap orang memiliki sudut pandang yang berbeda, dan tidak ada dua cerita yang persis sama. Kami berharap bahwa lebih banyak veteran Tarawa akan menambah kenangan mereka ke situs web ini.
        Ada bibliografi luas di Tarawa - Aftermath dengan hampir semua diterbitkan tentang pertempuran terdaftar. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang tiga hari serangan itu sendiri kami sangat merekomendasikan dua buku, dalam urutan ini. Yang pertama ditulis oleh Robert Sherrod, koresponden Time-Life yang pergi ke darat dengan pasukan serbu, berjudul Tarawa: The Story of a Battle. Cerita pertama-tangannya adalah cakupan memukau yang menempatkan pembaca bawah pada bernoda darah pasir karang Pantai Merah 2. Lima puluh tahun kemudian, Kolonel Joseph H. Alexander selesai paling diteliti secara menyeluruh dan didokumentasikan rekening serangan, kebiadaban Utmost: Tiga Hari Tarawa. Kolonel Alexander mengungkapkan banyak detail yang signifikan dari serangan itu, termasuk kemungkinan bahwa komandan Jepang dan banyak stafnya tewas sore pertama oleh shell dari salah satu perusak mendukung.
Keadaan Geografis Kiribati           
Kiribati terdiri dari 32 atol dan satu pulau (Banaba), dengan setidaknya tiga di setiap belahan dunia. Kepulauan-kepulauannya adalah:
Banaba                                    : sebuah pulau terisolasi yang terletak di antara Nauru dan Kepulauan Gilbert
Kepulauan Gilbert       : 16 atol yang terletak sekitar 1500 km sebelah utara Fiji
Kepulauan Phoenix     : 8 atol dan kepulauan karang yang terletak sekitar 1800 km sebelah tenggara Kepulauan Gilbert
Kepulauan Line           : 8 atol dan satu karang, terletak sekitar 3300 km sebelah timur Kepulauan Gilbert,Tiga pulau lainnya di kepulauan Line adalah milik Amerika Serikat.
Banaba adalah sebuah pulau karang yang telah ditinggikan yang pernah kaya akan fosfat, namun semuanya telah habis ditambangkan sebelum kemerdekaan. Sisa tanah di Kiribati terdiri dari pasir dan kepulauan-kepulauan batu karang yang kecil yang terdiri dari atol atau pulau-pulau karang yang tingginya hanya beberapa meter di atas permukaan laut. Tanahnya tipis dan berkapur, sehingga sulit untuk bercocok tanam.Kiritimati (Pulau Christmas, namun bukan Pulau Christmas yang merupakan milik Australia) di Kepulauan Line adalah atol terbesar di dunia .
Penduduk Kiribati
Penduduk Kiribati sebagian besar adalah orang Mikronesia, tetapi beberapa di antaranya berasal dari Polinesia, campuran Mikronesia dan Polinesia, dan keturunan Eropa. Pulau terpadat adalah Tarawa, pusat pemerintahan negara. Satu kelompok etnis berbeda yang dikenal sebagai Banaban pernah hidup di Banaba (Pulau Samudera). Mereka kemudian pindah ke Rambi, di kepulauan Fiji, karena pertambangan fosfat telah menyebabkan pulau rumah mereka menjadi tidak layak huni.
Agama, Bahasa, dan Pendidikan Kiribati
Kebanyakan orang Kiribati bergama Kristen, terbagi rata antara pemeluk Katolik Roma dan Protestan. Bahasa Inggris adalah bahasa resmi, tetapi sebagian besar orang berbicara dalam bahasa Gilbert (I-Kiribati), bahasa Mikronesia. Pendidikan dasar gratis untuk semua anak yang berusia antara 6 dan 15 tahun. Sebagian besar sekolah dahulu dijalankan oleh misionaris, tetapi secara bertahap diambil alih oleh pemerintah. Ada cabang Universitas Pasifik di Bikenibeu, di pulau Tarawa. Banyak siswa berkuliah di luar negeri melalui beasiswa pemerintah.
Politik Kiribati
Parlemen Kiribati, yang disebut Maneaba ni Maungatabu dilantik setiap empat tahun sekali, dan terdiri dari 42 wakil. Maneaba juga merupakan nama yang diberikan kepada tempat-tempat pertemuan yang terdapat di setiap komunitas setempat.
           Sang presiden adalah kepala negara sekaligus kepala pemerintahan, dan dipanggil te Beretitenti.Setiap pulau dari 21 pulau yang dihuni mempunyai sebuah dewan setempat yang mengurus masalah-masalah sehari-hari (3 dewan di Tarawa: Betio, Tarawa Selatan, Tarawa Utara).Ieremia Tabai menjadi Presiden pertama Kiribati pada bulan  juli 1979.Dia terpilih kembali pada bulan April 1982,dan Desember pemerintah tidak percaya oleh mosi .Terpilih kembali pada bulan Februari 1983 dan pada bulan Mei ia kembali memenangkan pemilu.ia berhasil pada pemiliahan umum pada 1991 olah mantan wakil presiden  Teatao Teannaki.
            Pada bulan Mei 1994 pemerintahan Presiden Teannaki kehilangan mosi tidak percaya diri .pemilihan umum diselenggarakan pada juli 1994 dengan 18 anggota baru kedalam perlemen .sebagian besar 39 kursi yang memenangkan oleh kelompok oposisi dan dalam pemilihan presiden yang diikuti pada bulan September 1994 Teburoro terpilih dari empat nominasi.Paada maret 1998 diantara rekomendasi utama dari tinjauan pertama kontitusi sejak kemerdekaan pada tahun 1979 .
            Pada tanggal 23 dan 30 September 1998 pemilu diadakan untuk Gedung Majelis.dibabak pertama pemungutan suara pemerintah memenangkan enam kursi,dan delapan kursi oposisi .Dibabak kedua pemerintah memenangkan lebih 14 kursi dan Sembilan kursi opososi.dua kursi yang tersisa dimenangkan oleh independen pada bulan November 1998,Preseden Tito terpilih kembali.ia mengalahkan anggota oposisi Amberoti dan Harry Tong.
Distrik
Saat ini tidak ada lagi pembagian menurut distrik, melainkan sebuah kelompok yang menyatukan Kepulauan Line dan Phoenix. Setiap pulau yang dihuni mempunyai Dewan Kepulauan sendiri (3 di pulau Tarawa; 2 di Tabiteuea). Sebelum merdeka, Kiribati dibagi menjadi enam distrik:
           ·          Banaba
           ·          Gilberts Tengah
           ·          Kepulauan Line
           ·          Gilberts Utara
           ·          Gilberts Selatan
Tarawa Empat dari distrik-distrik tersebut (termasuk Tarawa) berada di Kepulauan Gilbert, di mana kebanyakan populasi Kiribati tinggal. Hanya tiga pulau di Kepulauan Line yang dihuni, sementara Kepulauan Phoenix tidak berpenghuni kecuali pulau Kanton dan Orona (80 orang) dan tidak mempunyai perwakilan. Banaba sendiri kini hanya mempunyai sedikit penduduk.
Ekonomi
Kiribati hanya mempunyai sedikit sumber daya alam. Cadangan fosfat yang bernilai komersial telah habis saat Kiribati merdeka. Kopra dan ikan kini merupakan hasil produksi dan ekspor yang dominan.Ekonomi Kiribati telah naik-turun dengan besar dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan ekonomi dihalangi kurangnya pekerja berkeahlian tinggi, infrastruktur yang lemah, dan letaknya yang jauh dari pasar dunia.
Pariwisata menyumbangkan lebih dari seperlima produk domestik bruto Kiribati. Dana bantuan keuangan internasional, kebanyakan dari Britania Raya dan Jepang, merupakan tambahan yang penting bagi PDB-nya, setara dengan 25%-50% PDB dalam beberapa tahun terakhir.
Demografi
Penduduk Kiribati dipanggil I-Kiribati dalam bahasa Gilbert.Meskipun bahasa Inggrismerupakan bahasa yang digunakan dalam konstitusi dan bidang hukum, bahasa Gilbert, bahasa asli penduduk bangsa Mikronesianya digunakan secara luas.
Perlu diperhatikan bahwa tidak ada huruf 's' dalam bahasa Gilbert; 's' digantikan 'ti'. Oleh sebab itulah Pulau Kiritimati dikenal sebagai Christmas dalam bahasa Inggris. Agama terbesar adalah agama Kristen, meski telah dicampur dengan berbagai adat-istiadat dari kepercayaan setempat. Ada pula yang menganut kepercayaan Bahá'í.
Budaya
Kebudayaan Kiribati menaruh banyak perhatian kepada lagu-lagu (te anene) dan yang paling utama, tarian (te mwaie).
Cara Hidup
Sebagian besar orang tinggal di desa-desa kecil yang dibangun di sekitar balai masyarakat. Beberapa generasi dari sebuah keluarga biasanya hidup bersama, dan orang-orang biasanya memiliki tanah tempat mereka tinggal. Rumah-rumah di pulau yang lebih urban, Tarawa, sering dibangun dari batako dengan atap aluminium.
Wilayah
Pulau-pulau Kiribati adalah atol, yakni pulau-pulau karang yang terdiri atas karang yang mengelilingi laguna. Ada tiga kelompok pulau: 17 Kepulauan Gilbert (termasuk Banaba), 8 Kepulauan Line, dan 8 Kepulauan Phoenix. Banyak pulau-pulau di Kepulauan Phoenix dan Line tidak berpenghuni. Pulau Christmas (Kiritimati), di Kepulauan Line, adalah pulau terbesar di Kiribati dan merupakan salah satu atol terbesar di dunia.
Iklim Kiribati sangat nyaman, dengan suhu tahunan rata-rata sekitar 27 °C. Hujan biasanya turun secara singkat, terkadang sangat deras dan bervariasi dari pulau ke pulau. Beberapa pulau mengalami periode kekeringan.
Pemerintahan
Pemerintah Kiribati mencakup presiden terpilih. Presiden berfungsi sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan dan menunjuk kabinet dari kalangan anggota legislatif, Dewan Majelis. Satu kursi di legislatif disediakan untuk masyarakat Banaban. Kiribati menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1999.
Pada tahun 1975, sekelompok pulau yang menjadi bagian dari Kiribati memisahkan diri dan menyatakan kemerdekaan sebagai Tuvalu. Pada tahun 1977, Kiribati memiliki pemerintahan sendiri dan akhirnya merdeka pada tahun 1979.
Kiribati terus berkembang tanpa diwarnai banyak konflik serta ekonomi terus melaju. Tahun-tahun awal ditandai dengan terpilihnya kepala persemakmuran (head of commonwealth) termuda, Ieremia Tabai, yang baru berusia 29 tahun.
Beberapa tahun lalu, pulau Banaba menyatakan keinginan memisahkan diri dari Kiribati dan menjadi protektorat Fiji. Pemerintah Kiribati merespon keinginan ini dengan memberikan Banaba sejumlah konsesi, termasuk mengembalikan tanah pemerintah di pulau tersebut dan memberikan Banaba perwakilan di legislatif.
Presiden Pertama Kiribati
Sir Ieremia Tienang Tabai GCMG AO (orth modern, Tabwai, lahir 16 Desember 1950) adalah Presiden pertama Kiribati. Dia telah digambarkan sebagai pemimpin yang paling mampu dari negara-negara kepulauan Pasifik.
Ia lahir di Nonouti pada tahun 1950, dan pergi ke Selandia Baru untuk menerima pendidikan (Sekolah Tinggi St Andrew di Christchurch dan kemudian akan ke Victoria University di Wellington). Dia kemudian kembali ke Kiribati dan bekerja sebagai akuntan. [1] Ia terpilih ke Gedung Majelis Kepulauan Gilbert pada tahun 1974. Pada tahun 1976, daerah menerima otoritas terbatas untuk pemerintahan sendiri, dan Tabai menjabat sebagai pemimpin Oposisi dalam sistem yang didominasi oleh partai-partai politik yang kurang formal daripada oleh koalisi longgar seperti hati anggota.
Dalam posisi ini, ia secara teratur mengungkapkan kritik terhadap kecenderungan sentralistik dirasakan dari pemerintah Ketua Menteri Naboua Ratieta ini, mengungkapkan distate khususnya untuk rencana Ratieta untuk departemen pertahanan mahal dan westernisasi ia membawa Kiribati. Dia berjuang mendukung budaya Gilbert tradisional, membantu untuk mempublikasikan keluhan dari petani kopra desa, dan mengkritik apa yang dilihatnya sebagai jumlah yang tidak proporsional dari pengeluaran pemerintah di Tarawa atas pulau-pulau lainnya.
Ia juga menunjukkan bakat untuk negosiasi ketika ia memimpin pemerintah dalam diskusi dengan Inggris atas penyelesaian keuangan mengenai tuntutan Banabans untuk kompensasi atas hilangnya tanah air leluhur mereka Banaba Island (Samudera Island), yang telah hancur oleh pertambangan fosfat, dan tuntutan mereka bahwa menjadi independen dari Kiribati.Ia terus melayani di posisi itu sampai Kiribati memperoleh kemerdekaan penuh pada tahun 1979.
Pada tahun yang ia juga membuat Companion Orde St Michael dan St George (CMG ) oleh Ratu Elizabeth II, dan menjadi presiden pertama dari negara independen Kiribati. Ia menjabat sebagai presiden dari tahun 1979 sampai tahun 1991, dengan interupsi singkat dari tahun 1982 sampai tahun 1983, melayani periode maksimum yang diperbolehkan oleh hukum. Pada tahun 1982 ia dianugerahi gelar sebagai Ksatria Grand Cross dari Ordo St Michael dan St George (GCMG).  Ia terpilih kembali ke pos pada tahun 1991, tetapi dilarang oleh konstitusi untuk mengambil kantor.
Dia adalah anggota dari Partai Progresif Nasional. Sebagai presiden, ia ditampilkan keengganan yang kuat untuk menjadi tergantung pada bantuan, mengatakan pada satu titik orang-orang yang "miskin baik tapi gratis". Selama pemerintahannya, ia menandatangani kesepakatan untuk tuna dengan otoritas memancing dari Uni Soviet. Soviet memilih untuk tidak memperbaharui kesepakatan itu, mengatakan bahwa hasil tangkapan mereka berkumpul itu tidak layak perizinan melihat Tabai menuntut. Di bawah pemerintahannya, pemerintah juga menempatkan pendapatan dari pertambangan fosfat dalam dana perwalian. Bunga dari dana tersebut telah digunakan untuk membayar proyek-proyek pembangunan.
Setelah pensiun dari kursi kepresidenan, Tabai menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Forum Kepulauan Pasifik dari tahun 1992 sampai 1998. Pada bulan Mei 1996 ia diangkat Kehormatan Officer Order of Australia, "untuk pelayanan kepada-Pacific Australia Kepulauan negara hubungan, terutama sebagai Sekretaris Jenderal untuk Forum Pasifik Selatan".
Presiden Kiribati sekarang
Anote Tong , nama keluarganya bersal dari keturunan China tetapi kini dianggap merupakan bahasa Gilbertese Kiribati oleh masyarakat lahir 1952. Presiden Kiribati saat ini. Ia terpilih pada pemilihan Juli 2003 dengan suara (47.4%), berselisih tipis dibandingkan suara yang diperoleh saudaranya, Dr. Harry Tong (43.5%) dan saingan lainnya yang seorang pengacara (Banuera Barina) dengan 9.1% suara. Ia menikah dengan seorang wanita Kiribati bernama Meme. Mereka mempunyai tujuh anak.
Kiribati adalah salah satu pulau indah paling terpencil di dunia. Tidak ada atraksi yang menonjol di kepulauan itu melainkan hanya pantai, terumbu karang, dan atol. Bedanya, semua atraksi alam tersebut masih dalam keadaan murni dan asli.
DARTAR PUSTAKA
Asril,M.Pd. Sejarah Australia dan Oceania.Pekanbaru:FKIP Universitas Riau.
Hudaidah.2004.Sejarah Australia dan Oceania.Palembang:FKIP UNSRI.
http://id.wikipedia.org/wiki/sejarah_kiribati.
https://id.wikipedia.org/wiki/kiribati.



1 komentar:

  1. Saya sekeluarga mengucapkan banyak trima kasih kepada AKI MUPENG karena atas bantuannyalah saya bisa menang togel dan nomor gaib hasil ritual yang di berikan AKI MUPENG bener-bener dijamin tembus dan saat sekarang ini kehidupan saya sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya itu semua berkat bantuan AKI kini hutang-hutang saya sudah pada lunas semua dan.sekarang saya sudah buka usaha sendiri. jika anda mau bukti bukan rekayasa silahkan hubungi/sms AKI MUPENG di 0852 9445 0976, atau KLIK DISINI, insya allah angka beliau di jamin tembus dan beliau akan menbantu anda selama 3x putaran berturut-turut akan memenangkan angka togel dan ingat kesempatan tidak datang 2x,trima kasih.

    BalasHapus