Jumat, 18 Desember 2015

KMB


   WANDA YURIKA/S/B

Pada awal revolusi kemerdekaan (Revolusi fisik) daerah aceh merupakan salah satu karesidenan dari Propinsi Sumatra yang dibentuk sejak tanggal 3 oktober 1945; dan sebagai kota kedudukan residen, ialah kutaraja (sekarang Banda Aceh). Bersamaan dengan itu daerah-daerah yang disebut Bunsyu dan Gun (masing-masing diperintahkan oleh Bunsyutyo dan Guntyo) dalam wilayah keresidenan aceh kembali dinamakan seperti nama pada masa sebelum pendudukan jepang, yaitu: afdeeling dan onderafdeeling dengan kepala pemerintahaannya disebut asisten-residen dan kepala wilayah (controleur). Kemudian dalam perkembangan berikutnya pada waktu itu nama kedua daerah tersebut di ubah lagi menjadi kabupaten dan kewedanan masing-masing diperintah oleh seorang bupati dan wedana. Tetapi setelah revolusi sosial,pada tahun 1946,status "istimewa" itu dihapuskan dan daerah-daerah tersebut dijadikan "negeri" yang di perintah oleh 5 orang dewan pemerintahaan negeri (bestuur commissie) dan salah satu di antara mereka di pilih atau di tunjuk sebagai kepala negeri (dalam perkembangan selanjutnya daerah kenegerian tersebut dijadikan kecamatan yang di kepalai oleh seorang camat). Selain itu daerah-daerah ysng dikenal dengan nama Ku (dikepalai oleh kutyo) dan Kumi (dikepalai oleh kumityo) dikembalikan kepada nama semula, yaitu: mukim dan gampong yang masing-masing dikepalai oleh imum mukim dan keuchiek. Dalam perkembangan selanjutnya selama Revolusi Kemerdekaan, kedudukdn daerah Aceh sebagai bagian dari Wilayah Negara Republik Indinesia telah beberapa kali mengalami perubahan,seirama dengan gerak Revolusi pad waktu itu. Pada awal tahun 1947 Keresidenan Aceh berada di bawah daerah administratif Sumatera Utara (pada waktu itu propinsi Sumatera dibagi menjadi tiga wilayah administrative: Sumatera Utara, Sumatera Tengah, dan Sumatera Selatan yang masing masing dipimpin oleh seorang Gubernur muda). Dan pada bulan Agustus 1947, berhubungan dengan dilancarkannya aksi militer Belanda pertama terhadap Republik Indonesia, berdasarkan keputusan wakil Presiden Republik Indonesia, No. 3/BPKU/47, tanggal 26 Agustus 1947

            Pada tahun 1948 daerah administratif Sumatera Utara ditingkatkan statusnya menjadi Provinsi Sumatera Utara dengan membawahi tiga keresidenan, yaitu: Karesidenan Aceh, Sumatera Timur dan Tapanuli. Sejak waktu itu, Kutaraja yang menjadi Ibu Kota Karesidenan Aceh dan Daerah Militer Aceh, langkat dan Tanah Karo, juga menjadi ibukota Propinsi Sumatera Utara, sehingga daerah Aceh umumya dan kutaraja khususnya menjadi pusat kegiatan administrasi pemerintahan sipil dan militer Sumatera Utara. Tetapi, setelah terjadi aksi militer Belanda ke dua,berdasarkan Ketetapan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia No.21/Pem./PDRI, tanggal 16 Mei 1949, kekuasaan sipil dan militer dialihkan kepada satu tangan, yaitu kepada Gubernur Militer,sedangkan jabatan Gubernur di Sumatera untuk sumatera dihapuskan. Setelah Pemerintahan Republik Indonesia kembali Yogyakarta dan Pemerintah Darurat dibubarkan, sejak bulan Agustus 1949 Wakil Perdana Menteri R.I. yang mewakili Pemerintah Pusat untuk Sumatera ditempatkan di Kutaraja.
Masa Menjelang Persatuan KMB
            Perkembangan-perkembangan yang dilalui bangsa Indonesia sejak awal kemerdekaannya hingga terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia, dapat dilihat melalui bentuk-bentuk kegiatan yang bertujuan untuk menegakkan, mempertahankan dan mengamankan Kemerdekaan dari bermacam gangguan,baik yang datang dari luar maupun yang dari dalam. Peperangan dan diplomasi (yang di akhiri dengan KMB di Den Haag, Negeri Belanda pada bulan November 1949), merupakan sarana-sarana perjuangan untuk mencapai tujuan pada masa itu. Ancaman akan kembalinya kekuasaan colonial telah menimbulkan kegelisahan yang eksplosif pada setiap pejuang yang mendambakan kemerdekaan. Karenanya mereka selalu berada dalam situasi kesiap-siagaan. Mereka membentuk berbagai organisasi, baik yang bersifat local maupun yang bersifat nasional,yang merupakan barisan perjuangan dan pertahanan bersama mereka. Organisasi-orgnisasi ini pada dasarnya mengandung nilai-nilai umum revolusi,yang telah memberikan corak-corak khusus kepada organisasi itu berupa ekspresi kerja sama mereka,yang dapat di kaitkan dengan motifasi rakyat yang bersedia untuk mempertaruhkan segala-galanya.[1]
 MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN
            17 Agustus 1945: Proklamasi Kemerdekaan Indeonesia. Jepang terkejut ! Sekutu terkejut ! Keadaan di Indonesia berubah sekaligus. Kegembiraan bercampur rasa tanggung jawab menggelora di seluruh Indonesia. Merdeka! Merdeka! Merdeka!
Jepang tidak berbuat apa-apa untuk siapa mereka harus berbuat. Pasti tidak untuk kepentingan sendiri. Mengapa terlalu banyak menanggung resiko.
            Pada tanggal 29 September 1945 tentara Sekutu mendarat di Jakarta kemudian di susul oleh Belanda atau NICA yang memboncengnya. Tembak-menembak terjadi karena Belanda berlagak seperti penjajah atau penguasa yang kembali di Indonesia.
            Pada tanggal 20 Oktober 1945 ia di angkat menjadi komandan batalyon TKR di Madiun dan di tempatkan di Ngawi. Sebagai komandan batalyon ia di beri pangkat Mayor. Ia menempati sebuah rumah yang besar di tepi jalan raya Ngawi-Caruban dengan perwira-perwira TKR bawahannya di belakangnya.
            Sambil bertempur melawan inggeris, konsolidasi dan reorganisasi berjalan terus ke dalam tubuh TKR. Pada tanggal 7 Januari 1946 TKR merobah namanya menjadi Tentara Keselamatan Rakyat, dan kemudian pda tanggal 25 Januari 1946 di robag lagi menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI). Jawa Timur di bagi menjadi tiga  Divisi, dan Batalyon Ngawi di bawah pimpinan Basuki Rachmat masuk Divisi VI/Naraton di bawah pimpinan Kolonel Sungkono.
            Perang berhenti. Suasana panas mereda. Nampaknya damai akan datang juga. Dalam keadaan yang lega ini Basuki Rachmat ingin melaksanakan apa yang telah lama diidam-idamkan. Ia  melangsungkan perkawinannya dengan gadis Tulungagung yang bernama Sriwulan. Tanggal 20 Maret 1947. Perkawinan itu dirayakan di Tulungagung secara sederhana.
            Pada tanggal 17 Februari 1948 lahir puteranya yang pertama. Jumlah putra beliau seluruhnya empat orang, yang ketiga seorang wanita. Harapan bahwa Perjanjian Linggarjati akan menjelmakan perdamaian dan memecahkan persoalan Indonesia-Belanda terbukti sia-sia belaka. Kemauan baik Indonesia menepati Perjanjian Linggarjati disalah-gunakan oleh Belanda untuk mengulur waktu bagi persiapan perang Belanda. Memang Belanda tidak berminat untuk mengadakan perdamaian dengan Indonesia. Dan itu bukan maksud mereka datang ke Indonesia dengan membawa tentara dan segala macam peralatan perang.
                        Serangan Belanda secara besar-besaran terjadi mulai pada tanggal 19 sampai 23 Februari 1949 dan di mulai dari Sukorame (Ploso, jombang). Dan ini di lakukan oleh pasukan-pasukan Belanda. Pasukan ini terdiri dari satu kompi Barat Merah (semacam RPKAD) dan KKO (Korp Marinir kita), suatu pasukan istimewah Belanda yang tangguh dan sangat di andalkan oleh Belanda. Mereka bergerak ke Barat melalui desa Bulu (bermalam di sini) menuju ke desa Jono (di mana mereka berhenti dan bermalam). Desa Jono terletak di sebelah utara Tamayang dan di belakang (sebelah selatan) pertahanan Ronggolawe (Letkol Sudirman) dan Batalyon 16 (mayor Basuki Rachmat) yang mengepung kota Bojonegoro.
                        Setelah itu Basuki Rachmat pergi ke Tuban, kembali ke daerah asalnya, agar dapat sejenak beristirahat melepaskan lelah dan ketegangannya sambil menunggu hasil Konperensi Meja Bundar (KMB) antar Indonesia dengan Belanda.
                         Ketidak-tulusan Belanda muncul lagi selama dan sesudah KMB di seluruh daerah Indonesia di luar Republik. Belanda sibuk berusaha membentuk Negara-negara bagian yang nanti akan menjadi imbangan Republik Indonesia dalam Negara Indonesia Serikat yang mereka perjuangkan dalam KMB. Sikap dan tindakan Belanda ini tidak "fair". Tidak beritikad baik terhadap Republik Indonesia.
                        Pada bulan Nopember 1949 KMB berakhir dan berhasilnya ialah Republik Indonesia Serikat (RIS) sesuai dengan idam-idaman Belanda. Kalau Belanda menganggap hal itu merupakan kemenangan mereka, maka Republik Indonesia berpendapat sebaliknya. RIS itu hanya suatu tahap, suatu pintu yang tak dapat dihindarkan menuju ke Negara kesatuan Republik Indonesia yang mereka idam-idamkan. Terbukti bahwa pihak Republik Indonesia yang benar. Dalam jangka satu tahun saja semua Negara bagian ciptaan Belanda berfungsi menjadi Negara Kesatuan yang di sebut Republik Indonesia. [2] 
           Perjuangan mempertahankan kemerdekaan (1945 1949)
Bottom of ForTop of FormBottom of For      Kedatangan pasukan sekutu ini semu disambut pihak Indonesia dengan sikap terbuka.  Setelah diketahui bahwa pasukan sekutu tersebut,diboncengi NICA (Netherlands Indies Civil Administration) yang dengan terang-terangan hendak menegakkan kembali kekuasaan hindia Belanda Sikap Indonesia berubah menjadi curiga dan bermusuhan  Kedatangan pasukan sekutu dan NICA ini tidak diterima Indonesia, karena dianggap ancaman kemerdekaan Indonesia. Karena itu timbulah pertentangan antar Rakyat Indonesia dengan pasukan sekutu dan belanda Peran Dunia Internasional dalam Konflik Indonesia-Belanda Peranan PBB Peranan PBB dalam ikut menyelesaikan pertikaian Indonesia dengan Belanda diwujudkan dengan dibentuknya Badan Perdamaian yang bertugas menengahi perselisihan dan menjadi mediator dalam perundingan perdamaian Indonesia Belanda. Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia setelah proklamasi tercatat beberapa badan Perdamaian yang dibentuk PBB untuk Indonesia adalah sebagai berikut. Kekalahan Jepang pada sekutu mengakibatkan hilangnya daerah jajahannya di Asia termasuk Indonesia Semua wilayah kekuasaan Jepang jatuh ketangan sekutu, lalu pasukan sekutu di Indonesia dari Komando Asia Tenggara (SEAC) dibawah pimpinan Laksamana Lord Louis Mountbatten membentuk suatu komando khusus di Indonesia. (AFNEI) Pasukan AFNEI mendarat di Jakarta pada tanggal 29 September 1945 yang terdiri dari 3 devisi, yaitu sebagai berikut : Divisi India ke-23 dibawah pimpinan Mayor Jenderal D.C. Hawthornv yang bertugas untuk daerah Jawa Barat,  Divisi India ke-5, dibawah pimpinan Mayor Jenderal E.C. Marsergh yang bertugas untuk daerah Jawa Timur, dan  Divisi India ke-26, dibawah pimpinan Mayor Jenderal H.M. Chambers, Komisi Jasa (Komisi Tiga Negara) dibentuk pada tanggal 25 Agustus 1947 sebagai reaksi PBB terhadap Agresi Militer Belanda I. Lembaga ini beranggotakan 3 negara : Australia (dipilih oleh Indonesia) : Richard Kirby Belgia (dipilih oleh Belanda) : Paul Van Zealand Amerika Serikat (pihak netral) : dr. Frank Graham Badan ini berperan dalam :
a) mengawasi secara langsung penghentian tembak menembak sesuai resolusi Dewan Keamanan PBB.
b) memasang patok-patok wilayah status quo yg dibantu oleh TNI.
c) mempertemukan kembali Indonesia Belanda dalam Perundingan Renville. UNCI (United Nations Commisions for Indonesia)  dibentuk pada tanggal 28 Januari 1949 untuk menggantikan Komisi Tiga Negara yang dianggap gagal mendamaikan Indonesia – Belanda (Belanda kembali melakukan Agresi Militer setelah P. Renville) Peranan UNCI adalah :
a) mengadakan Perundingan Roem Royen (7 Mei 1949)
b)mengadakan Konferensi Meja Bundar di Den Haag Belanda
Pengaruh konflik Indonesia-Belanda Terhadap NKRI Belanda menyerahkan Konferensi Malino  berlangsung di Sulawesi Selatan, 15-25 Juli 1946 atas prakarsa Dr.H.J Van Mook  Membahas tentang rencana pembentukan negara-negara di  Indonesia yang akan menjadi negara bagian suatu negara federal.                                    
Pada Masa Konferensi Meja Bundar (KMB)
Konferensi Meja Bundar adalah sebuah pertemuan antara pemerintah RI dan Belanda yang dilaksanakan di Den Haag, Belanda dari 23 Agustus hingga 2 November 1949 Delegasi yang hadir dalam KMB:
a. Indonesia terdiri dari Drs. Moh. Hatta, Mr. Moh. Roem, Prof.Dr. Mr. Soepomo.
b. BFO dipimpin Sultan Hamid II dari Pontianak.
c. Belanda diwakili Mr. van Maarseveen.
 d. UNCI diwakili oleh Chritchley.
KMB dipimpin oleh PM. Belanda, W.Dress dari tanggal 23 Agustus-2 November 1949. 2 November 1949 keluarnya hasil persetujuan KMB.
a. Belanda mengakui RIS sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Pengakuan kedaulatan dilakukan selambat-lambatnya tanggal 30 Desember 1949.
b. Masalah Irian Barat akan diadakan perundingan lagi dalam waktu 1 tahun setelah pengakuan kedaulatan RIS.
c. Kapal-kapal perang Belanda akan ditarik dari Indonesia dengan catatan beberapa korvet akan diserahkan kepada RIS.
d. Tentara Kerajaan Belanda selekas mungkin ditarik mundur, sedang Tentara  Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) akan dibubarkan dengan catatan bahwa paraanggotanya yang diperlukan akan dimasukkan dalam kesatuan TNI.[3]
 Perjuangan mempertahankan kemerdekaan (1945 1949)
A.    LATAR BELAKANG
 Kekalahan Jepang pada sekutu mengakibatkan hilangnya daerah jajahannya di Asia termasuk Indonesia Semua wilayah kekuasaan Jepang jatuh ketangan sekutu, lalu pasukan sekutu di Indonesia dari Komando Asia Tenggara (SEAC) dibawah pimpinan Laksamana Lord Louis Mountbatten membentuk suatu komando khusus di Indonesia. (AFNEI).Pasukan AFNEI mendarat di Jakarta pada tanggal 29 September 1945 yang terdiri dari 3 devisi, yaitu sebagai berikut : Divisi India ke-23 dibawah pimpinan Mayor Jenderal D.C. Hawthorn yang bertugas untuk daerah Jawa Barat,  Divisi India ke-5, dibawah pimpinan Mayor Jenderal E.C. Marsergh yang bertugas untuk daerah Jawa Timur, dan  Divisi India ke-26, dibawah pimpinan Mayor Jenderal H.M. Chambersv yang bertugas untuk daerah Sumatra. Kedatangan pasukan sekutu ini semula disambut pihak Indonesia dengan sikap terbuka.
Setelah diketahui bahwa pasukan sekutu tersebut,diboncengi NICA (Netherlands Indies Civil Administration) yang dengan terang-terangan hendak menegakkan kembali kekuasaan hindia Belanda. Sikap Indonesia berubah menjadi curiga dan bermusuhan, Kedatangan pasukan sekutu dan NICA ini tidak diterima Indonesia, karena dianggap ancaman kemerdekaan Indonesia. Karena itu timbulah pertentangan antar Rakyat Indonesia dengan pasukan sekutu. Komisi Jasa Baik (Komisi Tiga Negara) dibentuk pada tanggal 25 Agustus 1947 sebagai reaksi PBB terhadap Agresi Militer Belanda I. Lembaga ini beranggotakan 3 negara : Australia (dipilih oleh Indonesia) : Richard Kirby Belgia (dipilih oleh Belanda) : Paul Van Zealand Amerika Serikat (pihak netral).
UNCI (United Nations Commisions for Indonesia) dibentuk pada tanggal 28 Januari 1949 untuk menggantikan Komisi Tiga Negara yang dianggap gagal mendamaikan Indonesia – Belanda (Belanda kembali melakukan Agresi Militer setelah P. Renville) Peranan UNCI adalah : a) mengadakan Perundingan Roem Royen (7 Mei 1949) b) mengadakan Konferensi Meja Bundar di Den Haag Belanda. Perundingan Linggarjati Waktu : 10 - 15 November 1946 (ditanda tangani 25 Maret 1947) di Linggarjati dekat Cirebon. Wakil : RI = Sutan Syahrir Belanda = Prof. Schermerhorn, De Boer, Van Pool Inggris: Lord Killearn (sebagai pihak penengah) Hasil /isi perjanjian:
 a. Belanda mengakui kedaulatan RI secara De Facto terdiri dari Madura, Jawa, Sumatra
 b. Terbentuknya RIS
 c. RIS dan Belanda membentuk Uni Indonesia – Belanda dengan ratu Belanda selaku ketuanya.
 Perundingan Renville Berlangsung 8 Desember 1947 - 17 Januari 1948 (tanda tangan naskah) Pihak-pihak yang menghadiri: PBB : mediator diwakili oleh Frank Graham (ketua) dan Richard Kirby (anggota). Delegasi Belanda : diwakili oleh R. Abdul Kadir Wijoyoatmodjo. Delegasi Indonesia : diwakili oleh Mr.Amir Syarifuddin Hasil perjanjian Renville:
 a. Penghentian tembak-menembak.
b. Daerah-daerah di belakang garis Van Mook harus dikosongkan dari pasukan RI.
c. Belanda bebas membentuk negara-negara federal di daerah-daerah yang didudukinya dengan melalui plebisit terlebih dahulu.
d. Dalam Uni Indonesia- Belanda, negara Indonesia Serikat akan sederajat dengan Kerajaan Belanda.
Peristiwa Madiun tahun 1948 terjadi di Jawa Timur bulan September- Desember 1948 antara pemberontak komunis PKI dan TNI Sebab peristiwa : jatuhnya Amir Syarifuddin dari kabinet dalam perundingan Renville yang menimbulkan kekecewaan padanya danberusaha merebut kembali jabatan itu. Amir Syarifuddin membentuk Front Demokrasi Rakyat (FDR) dan merongrong kabinet Hatta.
Sekitar bulan Agustus 1948 Amir menyatakan bergabung dengan partai komunis indonesia (PKI) bersama dengan Musso yang baru kembali dari Moskow 19 September 1948 Musso memproklamasikan berdirinya Republik Soviet Indonesia di Madiun Pemerintah RI menentang hal tersebut dan pada 30 September 1948 kota Madiun direbut TNI. Musso ditembak mati dan Amir di tangkap Jendral Sudirman ditandu ketika perang gerilya berlangsung.
7 Mei 1949 dikenal dengan nama "Roem Royen Statement " Isi persetujuan Roem Royen Delegasi Indonesia menyatakan kesediaan Pemerintah RI untuk:
1. menghentikan perang gerilya.
2. Bekerjasama dalam mengembalikan perdamaian dan menjaga ketertiban dan keamanan.
3. Turut serta dalam Konferensi Meja Bundar di Den Haag.
 Pernyataan Belanda pada pokoknya berisi: Menyetujui kembalinya pemerintah Republik Indonesia ke Yogyakarta, Membebaskan semua tahanan politik dan menjamin penghentian gerakan militer, Tidak akan mendirikan negara-negara yang ada di daerah RI 4. Berusaha dengan sungguh-sungguh supaya KMB segera diadakan setelah pemerintah Republik kembali ke Yogyakarta.
Konferensi Meja Bundar Konferensi Meja Bundar adalah sebuah pertemuan antara pemerintah RI dan Belanda yang dilaksanakan di Den Haag, Belanda dari 23 Agustus hingga 2 November 1949 Delegasi yang hadir dalam KMB:
a. Indonesia terdiri dari Drs. Moh. Hatta, Mr. Moh. Roem, Prof.Dr. Mr. Soepomo.
b. BFO dipimpin Sultan Hamid II dari Pontianak.
c. Belanda diwakili Mr. van Maarseveen. d. UNCI diwakili oleh Chritchley.
KMB dipimpin oleh PM. Belanda, W.Dress dari tanggal 23 Agustus-2 November 1949. 2 November 1949 keluarnya hasil persetujuan KMB
a. Belanda mengakui RIS sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Pengakuan kedaulatan dilakukan selambat-lambatnya tanggal 30 Desember 1949.
b. Masalah Irian Barat akan diadakan perundingan lagi dalam waktu 1 tahun setelah pengakuan kedaulatan RIS.
c. Kapal-kapal perang Belanda akan ditarik dari Indonesia dengan catatan beberapa korvet akan diserahkan kepada RIS. d. Tentara Kerajaan Belanda selekas mungkin ditarik mundur, sedang TentaraKerajaan Hindia Belanda (KNIL) akan dibubarka dengan catatan bahwa paraanggotanya yang diperlukan akan dimasukkan dalam kesatuan TNI.  [4] 
 Referensi
Jendral anumerta Basuki Rachmat. Departemen pendidikan dan kebudayaan di Jakarta. 1996
Sejarah revolusi kemerdekaan daerah aceh. Depdikbud. 1983.


[3] Jendral anumerta Basuki Rachmat. Departemen pendidikan dan kebudayaan di Jakarta. 1996 
[4] Sejarah revolusi kemerdekaan daerah aceh. Depdikbud. 1983.

1 komentar:

  1. saya ingin berbagi cerita kepada semua teman-teman bahwa saya yg dulunya orang yg paling tersusah,walaupun mau makan itu pun harus hutang dulu sama tetangga dan syukur kalau ada yg mau kasi,semakin aku berusaha semakin jauh juga pekerjaan dan selama aku ingin berbuat baik kepada orang lain semakin banyak pula yg membenci saya karna saya cuma dianggap rendah sama orang lain karna saya tidak punya apa-apa,dan akhirnya saya berencana untuk pergi mencari dukun yg bisa menembus nomor dan disuatu hari saya bertemu sama orang yg pernah dibantu sama AKI ALHI dan dia memberikan nomor AKI ALHI,dia bilan kepada saya kalau AKI ALHI bisa membantu orang yg lagi kesusahan dan tidak berpikir panjang lebar lagi saya langsun menghubungi AKI ALHI dan dengan senan hati AKI ALHI ingin membantu saya,,alhamdulillah saya sudah menang togel yg ke5 kalinya dan rencana saya bersama keluarga ingin membuka usaha dan para teman-teman diluar sana yg ingin seperti saya silahkan hubungi AKI ALHI,di 0823 1366 9888 saya sangat bersyukur kepada allah karna melalui bantuan AKI ALHI, dan kini kehidupan saya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,ingat kesempatan tdk akan datan untuk yg kedua kalinya
    Atau KLIK TOGEL AKURAT 88


























    saya ingin berbagi cerita kepada semua teman-teman bahwa saya yg dulunya orang yg paling tersusah,walaupun mau makan itu pun harus hutang dulu sama tetangga dan syukur kalau ada yg mau kasi,semakin aku berusaha semakin jauh juga pekerjaan dan selama aku ingin berbuat baik kepada orang lain semakin banyak pula yg membenci saya karna saya cuma dianggap rendah sama orang lain karna saya tidak punya apa-apa,dan akhirnya saya berencana untuk pergi mencari dukun yg bisa menembus nomor dan disuatu hari saya bertemu sama orang yg pernah dibantu sama AKI ALHI dan dia memberikan nomor AKI ALHI,dia bilan kepada saya kalau AKI ALHI bisa membantu orang yg lagi kesusahan dan tidak berpikir panjang lebar lagi saya langsun menghubungi AKI ALHI dan dengan senan hati AKI ALHI ingin membantu saya,,alhamdulillah saya sudah menang togel yg ke5 kalinya dan rencana saya bersama keluarga ingin membuka usaha dan para teman-teman diluar sana yg ingin seperti saya silahkan hubungi AKI ALHI,di 0823 1366 9888 saya sangat bersyukur kepada allah karna melalui bantuan AKI ALHI, dan kini kehidupan saya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,ingat kesempatan tdk akan datan untuk yg kedua kalinya
    Atau KLIK TOGEL AKURAT 88



    BalasHapus